Jengkol
nabi Muhammad bersabda:
"Perumpamaan orang Mu'min yang membaca Al Quran, adalah seperti buah utrujjah (sejenis Sunkist), baunya harum dan rasanya lezat"
"orang Mu'min yang tak suka membaca Al Quran, adalah seperti buah korma, baunya tidak begitu harum, tetapi manis rasanya"
orang munafiq yang membaca Al Quran ibarat sekuntum bunga, berbau harum, tetapi pahit rasanya
"dan orang munafiq yang tidak membaca Al Quran, tak ubahnya seperti buah hanzalah, tidak berbau dan rasanya pahit sekali." (hr muslim & bukhari)
kalo boleh saya tambahkan
orang kafir yang membaca Alquran untuk menjatuhkan islam seperti buah jengkol, rasanya enak tapi membawa penyakit jengkolan
just read it!!! jangan bertanya, jangan berfikir, baca, baca saja....
Thursday, August 04, 2005
Wednesday, August 03, 2005
mentoring dan nikmat
maka nikmat manakah yang kamu dustakan?
sabtu 30 juli 2005
sungguh besar nikmat Alloh...
pagi2 masuk kerja sebentar, kemudian langsung ke sekolah untuk pembukaan mentoring skul (ketemuan sama murid baru)
sungguh!!!
ketika kita menolong agama Alloh
Alloh semakin menolong kita
(intansurulloha yansurkum wayutsabbit akhdamakum)
ah...
lelah yang cuma sebentar (2 jam kurang lebih)
digantiNya dengan kenikmatan sepanjang malam... (eh... jangan ngeres dulu...!!)
subhanalloh...
malam itu sangat sangat sangat nikmat
lantunan nasyid alfioli,
cerita chairul umam (sutradara astaghfirulloh) tentang abubakar ra,
puisi neno warisman tentang panti asuhan indonesia raya
pertunjukkan nasyid snada....
di panggung seni budaya MUNAS1 PKS
dan
puncaknya!!!
mabit....!!!!!
malam bina iman dan taqwa
ah....
subhanalloh....
nikmatnya menangis....
sabtu 30 juli 2005
sungguh besar nikmat Alloh...
pagi2 masuk kerja sebentar, kemudian langsung ke sekolah untuk pembukaan mentoring skul (ketemuan sama murid baru)
sungguh!!!
ketika kita menolong agama Alloh
Alloh semakin menolong kita
(intansurulloha yansurkum wayutsabbit akhdamakum)
ah...
lelah yang cuma sebentar (2 jam kurang lebih)
digantiNya dengan kenikmatan sepanjang malam... (eh... jangan ngeres dulu...!!)
subhanalloh...
malam itu sangat sangat sangat nikmat
lantunan nasyid alfioli,
cerita chairul umam (sutradara astaghfirulloh) tentang abubakar ra,
puisi neno warisman tentang panti asuhan indonesia raya
pertunjukkan nasyid snada....
di panggung seni budaya MUNAS1 PKS
dan
puncaknya!!!
mabit....!!!!!
malam bina iman dan taqwa
ah....
subhanalloh....
nikmatnya menangis....
Friday, July 29, 2005
donkar (kegelapan)
KEGELAPAN
Kegelapan menyelimuti Donkar, sebuah desa di tengah benua. Bukan kegelapan biasa, bukan malam gelap tanpa bintang dan purnama , bahkan siang hari pun tetap gelap.
Kegelapan berabad-abad membuat penduduk desa terbiasa dengan gelap. Semua indra mereka menjadi jelas, mata mereka menjadi merah dan bersinar, telinga mereka memanjang dan menciut keatas seerti kelelawar-peka. Keterbiasaan penduduk desa membuatnya terasing dari dunia terang, mereka menjadi buta akan sinar terang, mereka terbiasa dalam kegelapan, kulit mereka menjadi pucat dan berfosfor, mereka berevolusi hingga untuk mengenali satu dengan yang lainnya cukup mengenali cahaya tubuhnya. Meraka berbicara dengan bahasa yang tidak dikenal di dunia terang. Gigi mereka menjadi lebih tajam. Tetapi ada sesuatu yang mereka butuhkan . makanan. Kegelapan membuat mereka memakan apa saja yang bisa dimakan. Jamur beracun, tumbuhan gatal, air kotor, menurut sejarah mereka. Pertama kali meraka sebelum terbisa memakan segala yang bisa makan, suku mereka banyak yang meninggal karenanya. Tetapi evolusi membuat tubuh mereka lebih tahan terhadap segala kemungkinan terburuk.
Donkar adalah desa yang dingin, penduduknya tidak memerlukan api untuk memasak makanan. Atau menghangatkan badan. Kegelapan membuat meraka terbiasa dengan dingin dan tidak membutuhkan api. Dulu ketika kegelapan pertama kali datang. Mereka terkejut, kegelapan membuat dingin seluruh desa Donkar, setiap api yang di nyalakan selalu mati dalam hitungan detik, setiap percikan api yang ada langsung padam. Akhitnya mereka putus asa dan kemudian hidup dalam kedinginan. Saat ini mereka tidak merasakan kedinginan, karena bertahun tahun kegelapan membuat kulit mereka tebal dan membuat meraka berdarah dingin.
Kegelapan menyelimuti Donkar, sebuah desa di tengah benua. Bukan kegelapan biasa, bukan malam gelap tanpa bintang dan purnama , bahkan siang hari pun tetap gelap.
Kegelapan berabad-abad membuat penduduk desa terbiasa dengan gelap. Semua indra mereka menjadi jelas, mata mereka menjadi merah dan bersinar, telinga mereka memanjang dan menciut keatas seerti kelelawar-peka. Keterbiasaan penduduk desa membuatnya terasing dari dunia terang, mereka menjadi buta akan sinar terang, mereka terbiasa dalam kegelapan, kulit mereka menjadi pucat dan berfosfor, mereka berevolusi hingga untuk mengenali satu dengan yang lainnya cukup mengenali cahaya tubuhnya. Meraka berbicara dengan bahasa yang tidak dikenal di dunia terang. Gigi mereka menjadi lebih tajam. Tetapi ada sesuatu yang mereka butuhkan . makanan. Kegelapan membuat mereka memakan apa saja yang bisa dimakan. Jamur beracun, tumbuhan gatal, air kotor, menurut sejarah mereka. Pertama kali meraka sebelum terbisa memakan segala yang bisa makan, suku mereka banyak yang meninggal karenanya. Tetapi evolusi membuat tubuh mereka lebih tahan terhadap segala kemungkinan terburuk.
Donkar adalah desa yang dingin, penduduknya tidak memerlukan api untuk memasak makanan. Atau menghangatkan badan. Kegelapan membuat meraka terbiasa dengan dingin dan tidak membutuhkan api. Dulu ketika kegelapan pertama kali datang. Mereka terkejut, kegelapan membuat dingin seluruh desa Donkar, setiap api yang di nyalakan selalu mati dalam hitungan detik, setiap percikan api yang ada langsung padam. Akhitnya mereka putus asa dan kemudian hidup dalam kedinginan. Saat ini mereka tidak merasakan kedinginan, karena bertahun tahun kegelapan membuat kulit mereka tebal dan membuat meraka berdarah dingin.
Monday, July 25, 2005
kematian
kematian
tanyakan kepada 10 orang berbeda tentang kematian, anda akan mendengar lebih dari setengahnya jawaban yang hampir serupa....
01. "mati ya mati.... just it!!"
02. "mati itu menyedihkan..... :("
03. "mati itu... jembatan menuju dunia lain.."
04. "mati itu enak kali ye....."
05. "mati itu..... ah..g w masih muda, nanti aja kalo gw dah tua baru lo tanyain lagi ke gw...."
06. "lo nanyanya ga berbobot banget sih...!!!"
07. "MATI!!! hiy....tattuuut..."
08. "mati itu tanda cinta dari Alloh kepada manusia, coba kalo ga ada yang mati?"
09. "mati itu kehidupan..."
10. "mati itu... ya..... gitu deh...." ---"cool banget ga sih gaya gw...."
foot:
Nabi Muhammad SAW bersabda:"orang yang cerdas adalah orang yang selalu ingat mati dan mempersiapkan perbekalan untuk menyambutnya"
---
sebagian besar kita ternyata masih bodoh....
tapi apakah saya juga pintar?
bukan itu yang jadi masalah sebenarnya...
yang jadi masalah adalah "benarkah kita telah benar benar sadar?"
setelah Alloh memberikah indahnya hidayah kepada kita, bagaimana bisa kita dengan lancangnya menghambur-hamburkan kepercayaanNya.....!?
hidayah adalah hal yang paling mahal didunia ini......
Alloh dengan begitu penuh Cinta memberikannya kepada kita hingga kita melihat dunia ini dengan begitu cool, dan melihat ukhuwah itu begitu kereeen... hingga lelaki yang paling preman dapat mengeluarkan airmatanya...
kembali kepada kematian.....
saya teringat dg lirik nasyid dari Souhaq
liriknya spt ini
Kan melangkah kaki dengan pasti
Menerobos sgala onak duri
Generasi baru yang tlah dinanti
tak takut dicaci tak gentar mati
..
Takkan surut walau selangkah
Takkan henti walau sejenak
Cita kami hidup mulia
Atau syahid..mendapai syurga
seperti inilah seharusnya kita
karena kematian itu pasti!!
tanyakan kepada 10 orang berbeda tentang kematian, anda akan mendengar lebih dari setengahnya jawaban yang hampir serupa....
01. "mati ya mati.... just it!!"
02. "mati itu menyedihkan..... :("
03. "mati itu... jembatan menuju dunia lain.."
04. "mati itu enak kali ye....."
05. "mati itu..... ah..g w masih muda, nanti aja kalo gw dah tua baru lo tanyain lagi ke gw...."
06. "lo nanyanya ga berbobot banget sih...!!!"
07. "MATI!!! hiy....tattuuut..."
08. "mati itu tanda cinta dari Alloh kepada manusia, coba kalo ga ada yang mati?"
09. "mati itu kehidupan..."
10. "mati itu... ya..... gitu deh...." ---"cool banget ga sih gaya gw...."
foot:
Nabi Muhammad SAW bersabda:"orang yang cerdas adalah orang yang selalu ingat mati dan mempersiapkan perbekalan untuk menyambutnya"
---
sebagian besar kita ternyata masih bodoh....
tapi apakah saya juga pintar?
bukan itu yang jadi masalah sebenarnya...
yang jadi masalah adalah "benarkah kita telah benar benar sadar?"
setelah Alloh memberikah indahnya hidayah kepada kita, bagaimana bisa kita dengan lancangnya menghambur-hamburkan kepercayaanNya.....!?
hidayah adalah hal yang paling mahal didunia ini......
Alloh dengan begitu penuh Cinta memberikannya kepada kita hingga kita melihat dunia ini dengan begitu cool, dan melihat ukhuwah itu begitu kereeen... hingga lelaki yang paling preman dapat mengeluarkan airmatanya...
kembali kepada kematian.....
saya teringat dg lirik nasyid dari Souhaq
liriknya spt ini
Kan melangkah kaki dengan pasti
Menerobos sgala onak duri
Generasi baru yang tlah dinanti
tak takut dicaci tak gentar mati
..
Takkan surut walau selangkah
Takkan henti walau sejenak
Cita kami hidup mulia
Atau syahid..mendapai syurga
seperti inilah seharusnya kita
karena kematian itu pasti!!
Thursday, July 21, 2005
3 hari ...3
kalibata 15/07/05 08.15
akhirnya berangkat juga, sebelum keberangkatan kami diberi taujih bahwa yg kami lakukan bukanlah main-main dan bukan rihlah tetapi bagian dari pendidikan kami.
gunung bunder 15/07/05 13.20 s-d 18/07/05
sampai juga....
istirahat sebentar, pasang tenda, kemudian pembukaan mukhayam oleh panitia.
>>>
"jika kamu ingin mengetahui karakter asli dari saudaramu, tinggallah 3 hari bersamanya" ada benarnya juga
gunung bunder hari pertama......
semua masih jaim, walaupun ga jaga jarak ternyata masih bisa mengontrol emosinya... tidak termasuk gw.... baru pertama kali ikut kemping dah langsung keluar keluh kesah.... "wuihhh dingiiin","capek" dll sdt dsb (that's my carakter:terbuka (hah!!?) n ga sabaran )
hari kedua....
walah... dah mulai keliatan neeh... ada yg cuma bisa merentah merentah (gw), cuma bisa ngeluh (gw lagi), cuma mau enaknya (lagi lagi gw), males (gw bangeet...)
hari ketiga....
ternyata... emang begitu karakter masing masing....
akhirnya temen 1 lingkaran (kita berdelapan adalah 2 lingkaran di gabung) yang sehari2nya paling diem n paling imut-(item mutlak?!) ternyata bisa ga sabar juga..... i knew it
adalagi -sang ketua.... dari awal emang ketahuan sama sama keras kepala (gw n dia) jadi yah... batu sama batu kalo diadu ya.. ga ada yg mau kalah.... (itu karakter gw lagi....)
ternyata sampai hari ketiga masih ada juga yg masih jaim, mr X. diluar lingkaran n mr y temen satu lingkaran.
ternyata mr z bener bener orang yg kalo basa aktivisnya Ikhwan Tingkat Tinggi (ITT) memang dari cibubur (th 2003), trus gunung bunder emang bener2 spt itu orangnya....
mr v temen satu lingkaran : saluuuut.........
---
hikmahnya
gunung itu ternyata dingin banget yah...
sungguh Alloh Maha Segalanya
akhirnya berangkat juga, sebelum keberangkatan kami diberi taujih bahwa yg kami lakukan bukanlah main-main dan bukan rihlah tetapi bagian dari pendidikan kami.
gunung bunder 15/07/05 13.20 s-d 18/07/05
sampai juga....
istirahat sebentar, pasang tenda, kemudian pembukaan mukhayam oleh panitia.
>>>
"jika kamu ingin mengetahui karakter asli dari saudaramu, tinggallah 3 hari bersamanya" ada benarnya juga
gunung bunder hari pertama......
semua masih jaim, walaupun ga jaga jarak ternyata masih bisa mengontrol emosinya... tidak termasuk gw.... baru pertama kali ikut kemping dah langsung keluar keluh kesah.... "wuihhh dingiiin","capek" dll sdt dsb (that's my carakter:terbuka (hah!!?) n ga sabaran )
hari kedua....
walah... dah mulai keliatan neeh... ada yg cuma bisa merentah merentah (gw), cuma bisa ngeluh (gw lagi), cuma mau enaknya (lagi lagi gw), males (gw bangeet...)
hari ketiga....
ternyata... emang begitu karakter masing masing....
akhirnya temen 1 lingkaran (kita berdelapan adalah 2 lingkaran di gabung) yang sehari2nya paling diem n paling imut-(item mutlak?!) ternyata bisa ga sabar juga..... i knew it
adalagi -sang ketua.... dari awal emang ketahuan sama sama keras kepala (gw n dia) jadi yah... batu sama batu kalo diadu ya.. ga ada yg mau kalah.... (itu karakter gw lagi....)
ternyata sampai hari ketiga masih ada juga yg masih jaim, mr X. diluar lingkaran n mr y temen satu lingkaran.
ternyata mr z bener bener orang yg kalo basa aktivisnya Ikhwan Tingkat Tinggi (ITT) memang dari cibubur (th 2003), trus gunung bunder emang bener2 spt itu orangnya....
mr v temen satu lingkaran : saluuuut.........
---
hikmahnya
gunung itu ternyata dingin banget yah...
sungguh Alloh Maha Segalanya
Wednesday, July 20, 2005
3 hari ...2
pelajaran kesabaran
kalibata jam 07.00 15/07/05
cengo menunggu pengumuman selanjutnya.
sabar...
sabar.....
sabar......
kami percaya orang sabar di sayang Alloh...
---
hikmahnya...
akhirnya ada waktu untuk sarapan pagi...
sungguh!!
Alloh Maha Baik.
kalibata jam 07.00 15/07/05
cengo menunggu pengumuman selanjutnya.
sabar...
sabar.....
sabar......
kami percaya orang sabar di sayang Alloh...
---
hikmahnya...
akhirnya ada waktu untuk sarapan pagi...
sungguh!!
Alloh Maha Baik.
Tuesday, July 19, 2005
3 hari ...1
ga ngerti yah...
sampe sampe gw ikut....
but it's fun..!!
3 hari bersama orang yg belum dikenal
3 hari, 1 grup, 8 orang, tapi hanya satu yang keluar sebagai yang paling nyusahin... (eleuh2 kaya iklan petir)
---
hari pertama....
kelimpungan cari sendal jepit..!!
simak percakapan pagi hari dengan bunda
"maak... sendalnya mana?"
"sendal apaan blodod!"...(blodod panggilan kesayangan..red)
"itu yang warna biru, mo dibawa kemping"
"lo udah cari dibawah motor lo belon!, kan lo nyang naro disitu"
...
"Adaaa"
...
"maak, ipul udah bangun belon!"
"udah, ntu lagi nyalain motor, elo kaga denger emangnya!"
...
"Assalamu'alaikum"
"wa'alaikumussalam, ati ati ya... tong!!"
"iya maak"
------
masih hari pertama
janjian jam setengah 6 di pondok labu depan AB (aneka Buana)
ternyata gw telat (maklum aja- berangkatnya aja jam 5.30)
"maaf, yah...."
"si x mana? blom nyampe?"
tek tok tek tok tek tok jam 6 lewat
kok blom dateng juga sih.... di sms ga dibales, di telpon ga di anggkat, tel kerumahnya dah jalan... nyasar kali!!
---
eh... ternyata
udah nyampe di kalibata....
---
rada gondok sih... tapi... yang penting dah ketauan orangnya ada dimana...
_______
hikmah :
rada tenang karena orangnya udah ketahuan dimana adanya....
sungguh!
Alloh Maha Memberitahu HambaNya...
sampe sampe gw ikut....
but it's fun..!!
3 hari bersama orang yg belum dikenal
3 hari, 1 grup, 8 orang, tapi hanya satu yang keluar sebagai yang paling nyusahin... (eleuh2 kaya iklan petir)
---
hari pertama....
kelimpungan cari sendal jepit..!!
simak percakapan pagi hari dengan bunda
"maak... sendalnya mana?"
"sendal apaan blodod!"...(blodod panggilan kesayangan..red)
"itu yang warna biru, mo dibawa kemping"
"lo udah cari dibawah motor lo belon!, kan lo nyang naro disitu"
...
"Adaaa"
...
"maak, ipul udah bangun belon!"
"udah, ntu lagi nyalain motor, elo kaga denger emangnya!"
...
"Assalamu'alaikum"
"wa'alaikumussalam, ati ati ya... tong!!"
"iya maak"
------
masih hari pertama
janjian jam setengah 6 di pondok labu depan AB (aneka Buana)
ternyata gw telat (maklum aja- berangkatnya aja jam 5.30)
"maaf, yah...."
"si x mana? blom nyampe?"
tek tok tek tok tek tok jam 6 lewat
kok blom dateng juga sih.... di sms ga dibales, di telpon ga di anggkat, tel kerumahnya dah jalan... nyasar kali!!
---
eh... ternyata
udah nyampe di kalibata....
---
rada gondok sih... tapi... yang penting dah ketauan orangnya ada dimana...
_______
hikmah :
rada tenang karena orangnya udah ketahuan dimana adanya....
sungguh!
Alloh Maha Memberitahu HambaNya...
Monday, July 04, 2005
MUSH’AB BIN ‘UMAIR
"Wahai ibu, walau ibu bernyawa seribu. Dan satu persatu nyawa ibu tercabut di hadapanku, aku tetap takkan murtad dari Islam.".
Siapa yang wanita Mekkah yang tidak kenal dengannya?. Pemuda metropolis yang kedudukan, ketampanan, kekayaan nya membuat para wanita ngiler untuk dipersunting olehnya, serta membuat iri para pemuda mekkah. Ia dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan kesenangan yang mungkin tak seorang anak-anak mekkah pun yang beruntung dengan perlakuan kemanjaan orang tuanya sedemikian rupa.
Sampai akhirnya hidayah Alloh hinggap pada dirinya. Ia masuk islam dalam usia yang masih muda- 24 tahun kira-kira.
Mulailah fase baru dalam kehidupan Mush’ab, ia meninggalkan segala kesenangan yang selama ini didapatinya, hingga membuat ibunya naik darah.
“"Demi bintang! sekali-kali aku takkan masuk ke dalam Agamamu itu. Otakku bisa jadi rusak, dan buah pikiranku takkan diindahkan orang lagi". Bahkan ibunya mengancam, "Aku akan mogok makan sampai mati jika kamu tak mau kembali ke agama nenek moyang."
Bergetarkah Mush'ab? Ternyata tidak. Ia bersumpah, "Wahai ibu, walau ibu bernyawa seribu. Dan satu persatu nyawa ibu tercabut di hadapanku, aku tetap takkan murtad dari Islam."
Kecakapan dan kehalusan bicara Mush’ab Bin ‘Umair membuat rosululloh mengutusnya sebagai duta pertama untuk berdakwah di Madinah.
Beliau mendapatkan syahid-nya di medan pertempuran Uhud. Ketika akan mengkafaninya Rasulullah menitikkkan air mata ketika melihat jenazah Mush'ab. Kain yang dipakai untuk mengkafaninya tidak cukup, bila ditarik untuk menutupi kepalanya, tersingkaplah bagian k akinya, dan bila di tarik ke bawah, tersingkaplah bagian kepalanya. Saat itulah RasuluLlah membaca bagian dari surat al-Ahzab ayat 23:
"Sebagian mu'min ada yang telah menepati janji mereka kepada Alloh, sebagian mereka mati syahid, sebagian lainnya masih menunggu, dan mereka memang tidak pernah mengingkari janji."
Mush'ab bin 'Umair wafat dalam usia belum lagi 40 tahun, belum sempat melihat hasil dari kerja akbar yang telah dilakukannya. Semoga Alloh Rabbul Jalil merahmati Mush'ab al-Khair bin 'Umair.
Siapa yang wanita Mekkah yang tidak kenal dengannya?. Pemuda metropolis yang kedudukan, ketampanan, kekayaan nya membuat para wanita ngiler untuk dipersunting olehnya, serta membuat iri para pemuda mekkah. Ia dilahirkan dan dibesarkan dalam lingkungan kesenangan yang mungkin tak seorang anak-anak mekkah pun yang beruntung dengan perlakuan kemanjaan orang tuanya sedemikian rupa.
Sampai akhirnya hidayah Alloh hinggap pada dirinya. Ia masuk islam dalam usia yang masih muda- 24 tahun kira-kira.
Mulailah fase baru dalam kehidupan Mush’ab, ia meninggalkan segala kesenangan yang selama ini didapatinya, hingga membuat ibunya naik darah.
“"Demi bintang! sekali-kali aku takkan masuk ke dalam Agamamu itu. Otakku bisa jadi rusak, dan buah pikiranku takkan diindahkan orang lagi". Bahkan ibunya mengancam, "Aku akan mogok makan sampai mati jika kamu tak mau kembali ke agama nenek moyang."
Bergetarkah Mush'ab? Ternyata tidak. Ia bersumpah, "Wahai ibu, walau ibu bernyawa seribu. Dan satu persatu nyawa ibu tercabut di hadapanku, aku tetap takkan murtad dari Islam."
Kecakapan dan kehalusan bicara Mush’ab Bin ‘Umair membuat rosululloh mengutusnya sebagai duta pertama untuk berdakwah di Madinah.
Beliau mendapatkan syahid-nya di medan pertempuran Uhud. Ketika akan mengkafaninya Rasulullah menitikkkan air mata ketika melihat jenazah Mush'ab. Kain yang dipakai untuk mengkafaninya tidak cukup, bila ditarik untuk menutupi kepalanya, tersingkaplah bagian k akinya, dan bila di tarik ke bawah, tersingkaplah bagian kepalanya. Saat itulah RasuluLlah membaca bagian dari surat al-Ahzab ayat 23:
"Sebagian mu'min ada yang telah menepati janji mereka kepada Alloh, sebagian mereka mati syahid, sebagian lainnya masih menunggu, dan mereka memang tidak pernah mengingkari janji."
Mush'ab bin 'Umair wafat dalam usia belum lagi 40 tahun, belum sempat melihat hasil dari kerja akbar yang telah dilakukannya. Semoga Alloh Rabbul Jalil merahmati Mush'ab al-Khair bin 'Umair.
Wednesday, June 29, 2005
adalah hal yang sederhana
terkadang kita merasa bahwa berfikir adalah hal yang sangat amat syuuuuuuuuuusssssssssssyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaaahhhh dan suuuuuliuliuliuliuiittttt....
apa bener?
ah... ngga kok...
jika anda berkata "ah susah tau"
itu artinya anda ga mau berfikir alias mallllllllllllleeeeeeesssssssssss mikir.....
setiap muslim diwajibkan untuk berfikir
bukankah pada abad 7 islamic empire terbangun karena ulama ulama nya menjadi pionneeer dalam imptek dan imtaq (eleuh eleuh bsanya kaya anak sekola-an aja)
mulai saat ini cobalah untuk berfikir...
befikir tentang apasaja, dari yang sederhana sampai yang paling rumit sekalipun (kalo bisa :P)
seorang stephen hawking (kosmolog terkenal) mula mula ia berfikir rumit tentang alam semesta, tatepi kemudia dia 'menyebrang' menuju pemikiran 'sederhana' dia berfikir "bagaimana jika alam semesta mengambang?" akhirnya.... tadaaaaaaa.....
kursi kehormatan chambridge didapatinya....
terkadang kita merasa bahwa berfikir adalah hal yang sangat amat syuuuuuuuuuusssssssssssyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaaahhhh dan suuuuuliuliuliuliuiittttt....
apa bener?
ah... ngga kok...
jika anda berkata "ah susah tau"
itu artinya anda ga mau berfikir alias mallllllllllllleeeeeeesssssssssss mikir.....
setiap muslim diwajibkan untuk berfikir
bukankah pada abad 7 islamic empire terbangun karena ulama ulama nya menjadi pionneeer dalam imptek dan imtaq (eleuh eleuh bsanya kaya anak sekola-an aja)
mulai saat ini cobalah untuk berfikir...
befikir tentang apasaja, dari yang sederhana sampai yang paling rumit sekalipun (kalo bisa :P)
seorang stephen hawking (kosmolog terkenal) mula mula ia berfikir rumit tentang alam semesta, tatepi kemudia dia 'menyebrang' menuju pemikiran 'sederhana' dia berfikir "bagaimana jika alam semesta mengambang?" akhirnya.... tadaaaaaaa.....
kursi kehormatan chambridge didapatinya....
Friday, June 24, 2005
Wednesday, June 22, 2005
Tetaplah disini....
Tetaplah disini saudara/i ku...........
Dijalan keimanan ini........
dijalan keislaman ini................
Tetaplah bersama-sama meniti jalan ini.........
sampai usai.............
Kita semua mungkin sudah letih....
Karena perjalanan ini amat panjang dan berliku......
Tapi .... bersiaplah disini.......
Jangan sekali-kali kita menjauh......
Yakinlah kenikmatan pengorbanan yang kita teguk di jalan ini....
Jauh lebih banyak ... ketimbang yang dilakukan orang-orang lalai itu ......
Keindahan disini....
jauh lebih indah dari pada keindahan yang dibanggakan oleh orang-orang lalai itu
Saudara/i ku ...................
Kita memperoleh puncak obsesi dan keinginan disaat kita mendapatkan ujian....
Keinginan kita adalah apa yang dapat kita berikan untuk ISLAM dan kaum muslimin......
Kegembiraan kita adalah bagaimana melihat hasil perjuangan da’wah kepada ummat.....
Obsesi kita adalah bagaimana bisa berbuat lebih banyak untuk ummat.....
Terangilah hati dan jiwa kita untuk tetap bersama...
Saudara/i ku....
Karena dengan itu eksistensi ukhuwah akan lebih terasa dan lebih indah......
Hapuslah dzhon-dzhon yang ada dalam diri kita semua..............
Jangan cepat menyerah...
putus asa...
frustasi...
apalagi cepat marah ......
Karena itu semua tak pernah membawa kita untuk mencapai kedudukan yg lebih tinggi....
Bukankah semua posisi yang lebih mulia selalu dicapai lewat pengorbanan yang luar biasa ????
Tetaplah disini saudara/i ku...........
Tetaplah di jalan ini ....
jalan keislaman .........
jalan keimanan..........
Tetaplah di jalan ini..........
Walau hati ini perih........
walau jasad ini sakit....
Tetaplah di jalan ini ..............
Walau remuk tulang-tulang kita........
walau runtuh sendi-sendi kita.........
walau habis cucuran keringat darah dan air mata kita.............
Tetaplah di jalan da’wah ini............
Walau berkorban perasaan ..............
walau pahit menerima kenyataan.........
Saudara/i ku..................
Jalan yang kita tempuhi memang berat.........
penuh dengan tantangan, hambatan, ancaman ,godaan......
Banyak yang kita temui di jalan ini........
Yang meninggikan asa dan harap kita..............
Namun terkadang menghempaskan batin dan jiwa kita.............
Akan banyak yang kita temukan........
idealisme dan realitas bertempur,
berperang,
jauh masuk ke relung hati kita..............
Hingga akhirnya jiwa kita harus mengalah...
apabila realitas jauh dari angan........
Tetaplah disini Saudara/i ku................
Kita akan memulai perjalanan yang lebih mendaki dan terjal...............
Tapi disanalah kita berharap bisa merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan.............
Maka ucapkanlah “Alhamdulillah” atas semua keadaan yang kita alami.........
Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi.....
Dijalan keimanan ini........
dijalan keislaman ini................
Tetaplah bersama-sama meniti jalan ini.........
sampai usai.............
Kita semua mungkin sudah letih....
Karena perjalanan ini amat panjang dan berliku......
Tapi .... bersiaplah disini.......
Jangan sekali-kali kita menjauh......
Yakinlah kenikmatan pengorbanan yang kita teguk di jalan ini....
Jauh lebih banyak ... ketimbang yang dilakukan orang-orang lalai itu ......
Keindahan disini....
jauh lebih indah dari pada keindahan yang dibanggakan oleh orang-orang lalai itu
Saudara/i ku ...................
Kita memperoleh puncak obsesi dan keinginan disaat kita mendapatkan ujian....
Keinginan kita adalah apa yang dapat kita berikan untuk ISLAM dan kaum muslimin......
Kegembiraan kita adalah bagaimana melihat hasil perjuangan da’wah kepada ummat.....
Obsesi kita adalah bagaimana bisa berbuat lebih banyak untuk ummat.....
Terangilah hati dan jiwa kita untuk tetap bersama...
Saudara/i ku....
Karena dengan itu eksistensi ukhuwah akan lebih terasa dan lebih indah......
Hapuslah dzhon-dzhon yang ada dalam diri kita semua..............
Jangan cepat menyerah...
putus asa...
frustasi...
apalagi cepat marah ......
Karena itu semua tak pernah membawa kita untuk mencapai kedudukan yg lebih tinggi....
Bukankah semua posisi yang lebih mulia selalu dicapai lewat pengorbanan yang luar biasa ????
Tetaplah disini saudara/i ku...........
Tetaplah di jalan ini ....
jalan keislaman .........
jalan keimanan..........
Tetaplah di jalan ini..........
Walau hati ini perih........
walau jasad ini sakit....
Tetaplah di jalan ini ..............
Walau remuk tulang-tulang kita........
walau runtuh sendi-sendi kita.........
walau habis cucuran keringat darah dan air mata kita.............
Tetaplah di jalan da’wah ini............
Walau berkorban perasaan ..............
walau pahit menerima kenyataan.........
Saudara/i ku..................
Jalan yang kita tempuhi memang berat.........
penuh dengan tantangan, hambatan, ancaman ,godaan......
Banyak yang kita temui di jalan ini........
Yang meninggikan asa dan harap kita..............
Namun terkadang menghempaskan batin dan jiwa kita.............
Akan banyak yang kita temukan........
idealisme dan realitas bertempur,
berperang,
jauh masuk ke relung hati kita..............
Hingga akhirnya jiwa kita harus mengalah...
apabila realitas jauh dari angan........
Tetaplah disini Saudara/i ku................
Kita akan memulai perjalanan yang lebih mendaki dan terjal...............
Tapi disanalah kita berharap bisa merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan.............
Maka ucapkanlah “Alhamdulillah” atas semua keadaan yang kita alami.........
Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi.....
Wednesday, June 15, 2005
KH Rahmat Abdullah dalam Ingatan saya
Tak banyak Cerita tentang KH Rahmat Abdullah yang saya tau,
Tapi ada melekat di ingatan saya (walaupun masih samar dan pasti belang bentong alias ga pas sama yang di ceritakannya)
Waktu itu ada konser ulang tahun izzis di lapangan tennis tertutup (tennis indoor).
Ulang tahun izzis bertajuk ‘untukmu pewaris negeri’ yang dipersembahkan untuk pajuang palestina. Beliau memberikan tausiyahnya.
Beliau bercerita ketika dakwah belum seperti saat ini, ketika itu tahun 80 an beliau diundang ke Aceh (ato daerah terpencil dimanaa gitu… maaf lupa), tempat undangannya diatas gunung yang ditempuh dengan mobil bobrok, melewati hutan. Beliau bercerita bahwa ketika itu ia di jemput oleh beberapa ikhwah melewati hutan, dalam perjalanan mobil tidak kuat dengan kondisi jalan yang rusak parah, plus cerita tentang binatang buas, dan GAM yang masih berkeliaran. Terpaksa mobil didorong, beliau ikut mendorong. Dalam hatinya berkata “inilah jihad!”
Sesampai ditempat undangan, beliau tak bisa berkata apapun, ia terharu, menangis, ia menangis “ternyata jihadku belum seberapa dengan mereka (perserta undangan)”.
Ditempat itu tampat terpencil, para ikhwah berdatangan, ada membawa anaknya yang masih kecil, menempuh hutan dan GAM, seorang ikhwah berjalan dari subuh-acaranya saat itu malam-saking jauhnya.
Sekarang hari ini 15/6/05 hujan tidak berhenti dari jam 10 pagi hingga saat ini jam setengah lima sore, seakan bumipun menangisi kepergian beliau.
Semoga beliau bahagia bertemu dengan yang paling dicintainya, Robbnya dan Robb kita semua, saat ini mungkin beliau sedang tersenyum bahagia-senyum yang tak kan bisa diungkapkan dengan kata kata-senyum full of happiness dan keharuan.
selamat jalan
selamat berbahagia
Tapi ada melekat di ingatan saya (walaupun masih samar dan pasti belang bentong alias ga pas sama yang di ceritakannya)
Waktu itu ada konser ulang tahun izzis di lapangan tennis tertutup (tennis indoor).
Ulang tahun izzis bertajuk ‘untukmu pewaris negeri’ yang dipersembahkan untuk pajuang palestina. Beliau memberikan tausiyahnya.
Beliau bercerita ketika dakwah belum seperti saat ini, ketika itu tahun 80 an beliau diundang ke Aceh (ato daerah terpencil dimanaa gitu… maaf lupa), tempat undangannya diatas gunung yang ditempuh dengan mobil bobrok, melewati hutan. Beliau bercerita bahwa ketika itu ia di jemput oleh beberapa ikhwah melewati hutan, dalam perjalanan mobil tidak kuat dengan kondisi jalan yang rusak parah, plus cerita tentang binatang buas, dan GAM yang masih berkeliaran. Terpaksa mobil didorong, beliau ikut mendorong. Dalam hatinya berkata “inilah jihad!”
Sesampai ditempat undangan, beliau tak bisa berkata apapun, ia terharu, menangis, ia menangis “ternyata jihadku belum seberapa dengan mereka (perserta undangan)”.
Ditempat itu tampat terpencil, para ikhwah berdatangan, ada membawa anaknya yang masih kecil, menempuh hutan dan GAM, seorang ikhwah berjalan dari subuh-acaranya saat itu malam-saking jauhnya.
Sekarang hari ini 15/6/05 hujan tidak berhenti dari jam 10 pagi hingga saat ini jam setengah lima sore, seakan bumipun menangisi kepergian beliau.
Semoga beliau bahagia bertemu dengan yang paling dicintainya, Robbnya dan Robb kita semua, saat ini mungkin beliau sedang tersenyum bahagia-senyum yang tak kan bisa diungkapkan dengan kata kata-senyum full of happiness dan keharuan.
selamat jalan
selamat berbahagia
bubuawards
bubuawards.
Ajang kompetisi desain web
Diindonesia kali ini temanya tentang pariwisata
Lebih lengkap silakan browse di http://www.bubuawards.net/
Friday, June 10, 2005
KISAH DARI NEGERI YANG MENGGIGIL
(untuk adinda: Khaerunisa)
Kesedihan adalah kumpulan layang-layang hitam
yang membayangi dan terus mengikuti
hinggap pada kata-katayang tak pernah sanggup kususun
juga untukmu, adik kecil
Belum lama kudengar berita pilu
yang membuat tangis seakan tak berarti
saat para bayi yang tinggal belulang
mati dikerumuni lalat karena busung lapar
: aku bertanya pada diri sendiri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Lalu kulihat di televisiada anak-anak kecil
memilih bunuh diri
hanya karena tak bisa bayar uang sekolah
karena tak mampu membeli mie instan
juga tak ada biaya rekreasi
Beliung pun menyerbu
dari berbagai penjuru
menancapi hatimengiris sendi-sendi diri
sampai aku hampir tak sanggup berdiri
: sekali lagi aku bertanya pada diri sendiri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Lalu kudengar episodemu adik kecil
Pada suatu hari yang terik
nadimu semakin lemah
tapi tak ada uang untuk ke dokter
atau membeli obat
sebab ayahmu hanya pemulung
kaupun tak tertolong
Ayah dan abangmu berjalan berkilo-kilo
tak makan, tak minum
sebab uang tinggal enam ribu saja
mereka tuju stasiun
sambil mendorong gerobak kumuh
kau tergolek di dalamnya
berselimut sarung rombengan
pias terpejam kaku
Airmata bercucuran
peluh terus bersimbahanAyah dan abangmu
akan mencari kuburan
tapi tak akan ada kafan untukmu
tak akan ada kendaraan pengangkut jenazah
hanya matahari mengikuti
memanggang luka yang semakin perih
tanpa seorang pun peduli
: aku pun bertanya sambil berteriak pada diri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Tolong bangunkan aku, adinda
biar kulihat senyummu
katakan ini hanya mimpi buru
kini tak pernah terjadi di sini
sebab ini negeri kaya, negeri karya.
Ini negeri melimpah, gemerlap.
Ini negeri cinta
Ah, tapi seperti duka
aku pun sedang terjaga
sambil menyesali
mengapa kita tak berjumpa, Adinda
dan kau taruh sakit dan dukamu
pada pundak ini
Di angkasa layang-layang hitam
semakin membayangi
kulihat para koruptor
menarik ulur benangnya
sambil bercerita
tentang rencana naik haji mereka
untuk ketujuh kalinya
Aku putuskan untuk tak lagi bertanya
pada diri, pada ayah bunda, atau siapa pun
sementara airmata menggenangi hati dan mimpi.
: aku memang sedang berada di negeriku
yang semakin pucat dan menggigil
(Abdurahman Faiz, 7 Juni 2005)
Kesedihan adalah kumpulan layang-layang hitam
yang membayangi dan terus mengikuti
hinggap pada kata-katayang tak pernah sanggup kususun
juga untukmu, adik kecil
Belum lama kudengar berita pilu
yang membuat tangis seakan tak berarti
saat para bayi yang tinggal belulang
mati dikerumuni lalat karena busung lapar
: aku bertanya pada diri sendiri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Lalu kulihat di televisiada anak-anak kecil
memilih bunuh diri
hanya karena tak bisa bayar uang sekolah
karena tak mampu membeli mie instan
juga tak ada biaya rekreasi
Beliung pun menyerbu
dari berbagai penjuru
menancapi hatimengiris sendi-sendi diri
sampai aku hampir tak sanggup berdiri
: sekali lagi aku bertanya pada diri sendiri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Lalu kudengar episodemu adik kecil
Pada suatu hari yang terik
nadimu semakin lemah
tapi tak ada uang untuk ke dokter
atau membeli obat
sebab ayahmu hanya pemulung
kaupun tak tertolong
Ayah dan abangmu berjalan berkilo-kilo
tak makan, tak minum
sebab uang tinggal enam ribu saja
mereka tuju stasiun
sambil mendorong gerobak kumuh
kau tergolek di dalamnya
berselimut sarung rombengan
pias terpejam kaku
Airmata bercucuran
peluh terus bersimbahanAyah dan abangmu
akan mencari kuburan
tapi tak akan ada kafan untukmu
tak akan ada kendaraan pengangkut jenazah
hanya matahari mengikuti
memanggang luka yang semakin perih
tanpa seorang pun peduli
: aku pun bertanya sambil berteriak pada diri
benarkah ini terjadi di negeri kami?
Tolong bangunkan aku, adinda
biar kulihat senyummu
katakan ini hanya mimpi buru
kini tak pernah terjadi di sini
sebab ini negeri kaya, negeri karya.
Ini negeri melimpah, gemerlap.
Ini negeri cinta
Ah, tapi seperti duka
aku pun sedang terjaga
sambil menyesali
mengapa kita tak berjumpa, Adinda
dan kau taruh sakit dan dukamu
pada pundak ini
Di angkasa layang-layang hitam
semakin membayangi
kulihat para koruptor
menarik ulur benangnya
sambil bercerita
tentang rencana naik haji mereka
untuk ketujuh kalinya
Aku putuskan untuk tak lagi bertanya
pada diri, pada ayah bunda, atau siapa pun
sementara airmata menggenangi hati dan mimpi.
: aku memang sedang berada di negeriku
yang semakin pucat dan menggigil
(Abdurahman Faiz, 7 Juni 2005)
Thursday, June 09, 2005
IBRAHIM : 3
"orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia dari pada kehidupan akhirat, dan menghalang-halangi dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh"
Wednesday, June 08, 2005
HAH!!!!
renungkan sejenak.....
tarik nafas dalam dalam
"ah.... ternyata gw kerja terlalu keras..."
seperti inikah kita?
tarik nafas dalam dalam
"ah.... ternyata gw kerja terlalu keras..."
seperti inikah kita?
Thursday, June 02, 2005
Wednesday, June 01, 2005
:: BERLEBIHAN ::
Apakah dengan banyak hilangnya kendaraan bermotor khususnya roda dua, Anda akan mengikat motor di tiang listrik atau sesuatu yang bisa mengikat motor Anda ?
NB :
Kadang kita terlalu berlebihan dalam perlindungan barang. Bahkan ada rumah yang seperti penjara (semua serba teralis besi). Lalu gimana nanti kalau terjadi kebakaran ?!
Wallahu a'lam bishshawab.
dari milis
NB :
Kadang kita terlalu berlebihan dalam perlindungan barang. Bahkan ada rumah yang seperti penjara (semua serba teralis besi). Lalu gimana nanti kalau terjadi kebakaran ?!
Wallahu a'lam bishshawab.
dari milis
Tuesday, May 17, 2005
jika rosul merokok
seorang kiyai datang kemudian langsung memimpin jama'ah yang sedang menunggunya. sholat isya.
sholat khusyu'. bacaan menggugah. and enak didengernya.
begitu selesai sholat dan berdoa. sang kyai keluar dari masjid dan duduk di pelataran masjid menuju jemaah yang lagi lagi sedang menunggunya (sebagian udah ada yang pulang) sambil menenteng sebuah kotak khusus rokok jamaah.
kemudian PUSHHHH.... emperan msjid menjadi tabunan-penuh dengan asap rokok. dibagian wanita juga begitu (khan sunnah... gitu loh)
ini kalo rosululloh merokok and menganjurkan rokok
-----------------------------------------
jika rosululloh merokok
tentu rokok yang dihisap main gede gedean and main lama lamaan isepannya.
bukan begitu sodara?!
----------------------------------------
17:27 "innalmubadzirina ikhwana syaithon"
'sesungguhnya para pemboros itu saudaranya syetan.
-----------------------------------------
rokok itu pemborosan saudara!
dan rosul ga melakukannya (merokok)
sholat khusyu'. bacaan menggugah. and enak didengernya.
begitu selesai sholat dan berdoa. sang kyai keluar dari masjid dan duduk di pelataran masjid menuju jemaah yang lagi lagi sedang menunggunya (sebagian udah ada yang pulang) sambil menenteng sebuah kotak khusus rokok jamaah.
kemudian PUSHHHH.... emperan msjid menjadi tabunan-penuh dengan asap rokok. dibagian wanita juga begitu (khan sunnah... gitu loh)
ini kalo rosululloh merokok and menganjurkan rokok
-----------------------------------------
jika rosululloh merokok
tentu rokok yang dihisap main gede gedean and main lama lamaan isepannya.
bukan begitu sodara?!
----------------------------------------
17:27 "innalmubadzirina ikhwana syaithon"
'sesungguhnya para pemboros itu saudaranya syetan.
-----------------------------------------
rokok itu pemborosan saudara!
dan rosul ga melakukannya (merokok)
Monday, May 09, 2005
PRETTT!!!
seorang mr sedang memberikan materi tarbiyah.
jeda sejenak. tiba tiba PRETT!! ada dan hadir, walau tak 'wangi'. kontan para mutarobinya saling pandang, siapa yah.. yang kentut.
"afwan, kalo ditahan bisa jadi penyakit" sang mr menjelaskan sekalian memberi tahu bahwa dia lah "sang pembuat ulah"
ada pemakluman diwajah para mutarobi. sambil mencerna informasi baru bahwa kentut kalo ditahan ternyata bisa buat penyakit.
pekan berikutnya:
PRETT!! kali ini ada dan hadir serta 'wangi'
"afwan, kalo ditahan bisa jadi penyakit"
kajian dilanjutkan.
beberapa pekan berikutnya:
"ana awalan yah" sang mr kemudian pergi setelah kajian selesai.
tinggalah para mutarobi, untuk diskusi ato ngobrol ngalor ngidul.
tiba tiba PRETT!! kali ini bukan mr tetapi mutarobi yang memang 'diunggulkan' di halaqoh tsb.
anda tau apa alasannya?
betul!
'kalo di tahan ntar jadi penyakit.'
temannya yang tersinggung "itu ga sopan!!"
"ente ini, abi (sebutan untuk mr) aja begitu kok"
----
penyakit yang ditimbulkan oleh angin yang sengaja ga ditahan (apalagi oleh mr)
1. berkurangnya rasa hormat seorang mutarobi thd mr nya.
2. timbulnya penyakit hati ("ini orang ga menghargai gw apa?")
3. ga sopan
4. munculnya rasa sombong mr ("ah... cuma mutarobi doang.... cecerepet alias keciiiilll")
---
"anda ga akan mati hanya karena melihat celana dalam" begitu kira kira komentar seorang anggota dewan di eropa (lupa dimana tepatnya) ketika menyingkapi UU tentang pelarangan memperlihatkan celana dalam yang dipakai di muka umum.
"ente Insya Alloh ga akan mati kalo hanya karena menahan kentut"
perhatikan perasaan orang sekitar!!
jeda sejenak. tiba tiba PRETT!! ada dan hadir, walau tak 'wangi'. kontan para mutarobinya saling pandang, siapa yah.. yang kentut.
"afwan, kalo ditahan bisa jadi penyakit" sang mr menjelaskan sekalian memberi tahu bahwa dia lah "sang pembuat ulah"
ada pemakluman diwajah para mutarobi. sambil mencerna informasi baru bahwa kentut kalo ditahan ternyata bisa buat penyakit.
pekan berikutnya:
PRETT!! kali ini ada dan hadir serta 'wangi'
"afwan, kalo ditahan bisa jadi penyakit"
kajian dilanjutkan.
beberapa pekan berikutnya:
"ana awalan yah" sang mr kemudian pergi setelah kajian selesai.
tinggalah para mutarobi, untuk diskusi ato ngobrol ngalor ngidul.
tiba tiba PRETT!! kali ini bukan mr tetapi mutarobi yang memang 'diunggulkan' di halaqoh tsb.
anda tau apa alasannya?
betul!
'kalo di tahan ntar jadi penyakit.'
temannya yang tersinggung "itu ga sopan!!"
"ente ini, abi (sebutan untuk mr) aja begitu kok"
----
penyakit yang ditimbulkan oleh angin yang sengaja ga ditahan (apalagi oleh mr)
1. berkurangnya rasa hormat seorang mutarobi thd mr nya.
2. timbulnya penyakit hati ("ini orang ga menghargai gw apa?")
3. ga sopan
4. munculnya rasa sombong mr ("ah... cuma mutarobi doang.... cecerepet alias keciiiilll")
---
"anda ga akan mati hanya karena melihat celana dalam" begitu kira kira komentar seorang anggota dewan di eropa (lupa dimana tepatnya) ketika menyingkapi UU tentang pelarangan memperlihatkan celana dalam yang dipakai di muka umum.
"ente Insya Alloh ga akan mati kalo hanya karena menahan kentut"
perhatikan perasaan orang sekitar!!
Thursday, April 28, 2005
naik motor dan dosa
emang naik motor ada dosanya?
bid'ah kali ye... soalnya jaman rosul blom ada sepeda motor
(tapi kali ini ga bermaksud mo mbahas bid'ah ato tidak, soalnya bukan bidangnya... )
tahukah kamu
dosa itu seperti seseorang yang baru punya motor dan menaikinya tiap hari....
anda ga akan tahu bahwa motor itu bermasalah kecuali anda diberitahu oleh teman yang kebetulan pinjam motor anda...
"gasnya berat neeh"
"ganti giginya udah ga enak neeh"
jreng!! jreng!!
anda baru sadar bahwa motor yg anda naiki tiap hari itu ternyata gasnya berat dan ganti giginya susah...
begitu pula dosa, ketika kegiatan yg anda lakukan (perbaikan gizi mahasiswa-you know lah...rame rame dateng ke pesta walimahan tanpa diundang trus ninggalin amplop isinya 1000 perak, nyontek dll) adalah dosa
yang anda baru sadar bahwa itu merupakan dosa...
DUAR!!!
anda meledak
dalam fikiran anda terpampang kalimat "ternyata udah banyak yah dosa gue"
"kok motor nya kaya gini yah.."
itu pertanyaan awal ketika anda pertama kali menyadari adanya "cacat" pada motor anda, tetapi anda ngeyel "ah.. gpp kok"
begitu pula dosa, anda menjerit waktu pertama kali melakukannya tetapi anda ngeyel "ah.. Alloh Maha Pengampun kok"
lama lama anda terbiasa dengannya....
yah... anda mulai terbiasa
kemudian biasa
lalu biasa saja
so "ah.. biaaasaaaaaa"
tau tau RUSAK!!!!
anda baru menyadari bahwa motor anda RUSAK
PERBAIKI DARI SEKARANG!!!
sebelum terlambat...
bid'ah kali ye... soalnya jaman rosul blom ada sepeda motor
(tapi kali ini ga bermaksud mo mbahas bid'ah ato tidak, soalnya bukan bidangnya... )
tahukah kamu
dosa itu seperti seseorang yang baru punya motor dan menaikinya tiap hari....
anda ga akan tahu bahwa motor itu bermasalah kecuali anda diberitahu oleh teman yang kebetulan pinjam motor anda...
"gasnya berat neeh"
"ganti giginya udah ga enak neeh"
jreng!! jreng!!
anda baru sadar bahwa motor yg anda naiki tiap hari itu ternyata gasnya berat dan ganti giginya susah...
begitu pula dosa, ketika kegiatan yg anda lakukan (perbaikan gizi mahasiswa-you know lah...rame rame dateng ke pesta walimahan tanpa diundang trus ninggalin amplop isinya 1000 perak, nyontek dll) adalah dosa
yang anda baru sadar bahwa itu merupakan dosa...
DUAR!!!
anda meledak
dalam fikiran anda terpampang kalimat "ternyata udah banyak yah dosa gue"
"kok motor nya kaya gini yah.."
itu pertanyaan awal ketika anda pertama kali menyadari adanya "cacat" pada motor anda, tetapi anda ngeyel "ah.. gpp kok"
begitu pula dosa, anda menjerit waktu pertama kali melakukannya tetapi anda ngeyel "ah.. Alloh Maha Pengampun kok"
lama lama anda terbiasa dengannya....
yah... anda mulai terbiasa
kemudian biasa
lalu biasa saja
so "ah.. biaaasaaaaaa"
tau tau RUSAK!!!!
anda baru menyadari bahwa motor anda RUSAK
PERBAIKI DARI SEKARANG!!!
sebelum terlambat...
Wednesday, April 27, 2005
sunnatulloh adalah...
sunatulloh bagi manusia biasa (selain nabi dan rosul) adalah sesuatu yang tak bisa berubah, maka dari itu bisa dipelajari
dan muslim diharuskan untuk belajar dan mempelajari sunnahtulloh...
----
contoh:
anda malas?
so pasti anda ga akan sukses..
itu sunnatulloh buat orang yang malas :P
pelajari kenapa bisa malas, kenapa begini kenapa begitu... (inget jaman-jamannya ria enes dan susan jadinya... "cita-citaaa..ku, ingin menjadi dokkterrrrr...." :D )
begitu pula dengan teknologi...
apel akan selalu jatuh kebawah ( yg namanya jatuh pasti kebawah yah...)
tapi bagaimana jika membuat apel terbang?
maka terciptalah kapal terbang...
dst...
ingat!
sunnatulloh itu ga akan berubah bagi manusia, jika anda mau mempelajarinya... so pasti anda akan senang...
dan muslim diharuskan untuk belajar dan mempelajari sunnahtulloh...
----
contoh:
anda malas?
so pasti anda ga akan sukses..
itu sunnatulloh buat orang yang malas :P
pelajari kenapa bisa malas, kenapa begini kenapa begitu... (inget jaman-jamannya ria enes dan susan jadinya... "cita-citaaa..ku, ingin menjadi dokkterrrrr...." :D )
begitu pula dengan teknologi...
apel akan selalu jatuh kebawah ( yg namanya jatuh pasti kebawah yah...)
tapi bagaimana jika membuat apel terbang?
maka terciptalah kapal terbang...
dst...
ingat!
sunnatulloh itu ga akan berubah bagi manusia, jika anda mau mempelajarinya... so pasti anda akan senang...
Tuesday, April 26, 2005
sesuatu yang masih jadi misteri...
apa yah...
.
.
.
.
titik
ti
ti
k
(pada saat ini biola mengalun.... apa coba.... he he :D )
t
i
t
i
k
ta daaa...!!!
gimana sih caranya munculin gambar di postingan?
huh...
dah di coba blom bisa bisa juga neh...
---
keponakan (aulia,2.5 th) punya lagu baru
sebenernya bukan lagu baru sih...
lagu pas gw masih kecil pas gw lagi seneng senengnya bikin golel (tau golel?, golel itu priwitan dari batang padi bedanya priwitan bunyinya PRIIIITTT!! kalo golel 'mpreeeet' :) ).... ga tau kenapa bisa muncul lagi... biasanya kan bocah umur segitu nyanyinya "ada apaaaa dengan muuuu...." plus penjiwaan yg ga kalah apik sama ariel... :)
lagunya kaya gini...
simpak daun rambutan tan..
tanduk uler mati ti..
tikus main di loteng teng..
tengok ayam betelor lor..
lori jalannya maju ju..
jual minyak angin ngin..
ngitung duit seperak rak..
rakus makanan sapi pi..
pitak palanya oleh leh..
terusannya lupa... tapi terakhirnya
dang dut tek tek dang dut tek tek..
pake goyangan jempol (bisa dibayangin, umur 2.5 th muterin jempol...) :
tarrrrik maaang..... eM -Lus eM-Lus (suara kenek MM79 jurusan Lb. Bulus-BlokM)
.....
.
.
.
.
titik
ti
ti
k
(pada saat ini biola mengalun.... apa coba.... he he :D )
t
i
t
i
k
ta daaa...!!!
gimana sih caranya munculin gambar di postingan?
huh...
dah di coba blom bisa bisa juga neh...
---
keponakan (aulia,2.5 th) punya lagu baru
sebenernya bukan lagu baru sih...
lagu pas gw masih kecil pas gw lagi seneng senengnya bikin golel (tau golel?, golel itu priwitan dari batang padi bedanya priwitan bunyinya PRIIIITTT!! kalo golel 'mpreeeet' :) ).... ga tau kenapa bisa muncul lagi... biasanya kan bocah umur segitu nyanyinya "ada apaaaa dengan muuuu...." plus penjiwaan yg ga kalah apik sama ariel... :)
lagunya kaya gini...
simpak daun rambutan tan..
tanduk uler mati ti..
tikus main di loteng teng..
tengok ayam betelor lor..
lori jalannya maju ju..
jual minyak angin ngin..
ngitung duit seperak rak..
rakus makanan sapi pi..
pitak palanya oleh leh..
terusannya lupa... tapi terakhirnya
dang dut tek tek dang dut tek tek..
pake goyangan jempol (bisa dibayangin, umur 2.5 th muterin jempol...) :
tarrrrik maaang..... eM -Lus eM-Lus (suara kenek MM79 jurusan Lb. Bulus-BlokM)
.....
Thursday, April 21, 2005
Manfaat cocacola
Untuk membersihkan toilet :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .
Untuk membersihkan karburator mobil :
Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akanmelihat karat yang rontok bersama air tersebut.
Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper ?chrome? mobil :
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola
Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.
Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat .
Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernodalemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal.Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak
Coca-Cola jugamembersihkan kabut pada kaca depan mobil Kita minumCoca-Cola/Pepsi!Tentu saja juga untuk ? membersihkan? sistem pencernaan kita.
Lagipula kita semua membayar untuk itu.
Untuk Perhatian Kita PH rata-rata dari soft drink, a.l. Coca-Cola & pepsi adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkangigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th.
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam toilet. Tunggu sejam, kemudian siram sampai bersih. Asam sitric dalam Coca-Cola menghilangkan noda-noda dari keramik .
Untuk membersihkan karburator mobil :
Campur sekaleng Coca-Cola ke dalam karburator. Panaskan mesin 15-30 menit. Dinginkan mesin, setelah itu buang air karburator. Anda akanmelihat karat yang rontok bersama air tersebut.
Untuk menghilangkan titik-titik karat dari bumper ?chrome? mobil :
Gosok bumper dengan gumpalan alumunium foil yang direndam dalam Coca-Cola
Untuk membersihkan korosi dari terminal aki mobil :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola di atas terminal aki untuk membersihkan korosi.
Untuk melonggarkan baut yang berkarat :
Gosokkan kain yang direndam dalam Coca-Cola pada baut yang berkarat .
Untuk menghilangkan noda-noda lemak pada pakaian :
Tuangkan sekaleng Coca-Cola ke dalam tumpukan cucian yang bernodalemak, tambahkan detergent, dan putar dengan putaran normal.Coca-cola/Pepsi akan menolong menghilangkan noda lemak
Coca-Cola jugamembersihkan kabut pada kaca depan mobil Kita minumCoca-Cola/Pepsi!Tentu saja juga untuk ? membersihkan? sistem pencernaan kita.
Lagipula kita semua membayar untuk itu.
Untuk Perhatian Kita PH rata-rata dari soft drink, a.l. Coca-Cola & pepsi adalah 3.4. Tingkat keasaman ini cukup kuat untuk melarutkangigi dan tulang! Tubuh kita berhenti menumbuhkan tulang pada usia sekitar 30th.
Tuesday, April 19, 2005
jarak...
tak ada jarak diantara Kita...
kenapa merasa jauh?
tak ada sehastapun
kenapa Kurasakan kau jauh?
Aku dekat
Aku bersentuhan dg mu
kulitKu menyentuh kulitmu
..
.
kenapa merasa jauh?
tak ada sehastapun
kenapa Kurasakan kau jauh?
Aku dekat
Aku bersentuhan dg mu
kulitKu menyentuh kulitmu
..
.
Thursday, March 31, 2005
sms dr shbt
ass. Akhi slmt
pgIndonesia
mnjlng siang!
Afwan utng bln ini
Bs g dbyr pertnghn
Bln/akhr..:>)
Sukron ats
Kmurhn htiya.
Mngkn prlu
Bntuan mnjlng
Rspsi..don’t wory
---
sms dari seorang sahabat, bikin senyum senyum, beneran, gat au kenapa yah… sebutan akhi, buat gw , and perubahan bahasa setelah mukhoyam, it’s very …. Apa yah… mmm, harus di [pelihara semangat nya tuh… gw yg seharinya ga pernah ato jarang pake ana antum akhi ukhti, mbikin gw jadi bertanya Tanya, apakah gw layak jadi seorang akhi (ikhwan) seperti yang dipahami oleh tarnbiyah? Perubahan yg ga naik naik sejak dua tahun lalu… ah.. ga tau deh…
pertanyaannya:
layakkah seorang suryadi mendapat sebutan ikhwan/akhi? Padahal tak secuil dakwah pun dilakukan, tak sebesar zarrah pun perilaku seorang ikhwan hadir dalam diri ini.
Apakah layak?!
pgIndonesia
mnjlng siang!
Afwan utng bln ini
Bs g dbyr pertnghn
Bln/akhr..:>)
Sukron ats
Kmurhn htiya.
Mngkn prlu
Bntuan mnjlng
Rspsi..don’t wory
---
sms dari seorang sahabat, bikin senyum senyum, beneran, gat au kenapa yah… sebutan akhi, buat gw , and perubahan bahasa setelah mukhoyam, it’s very …. Apa yah… mmm, harus di [pelihara semangat nya tuh… gw yg seharinya ga pernah ato jarang pake ana antum akhi ukhti, mbikin gw jadi bertanya Tanya, apakah gw layak jadi seorang akhi (ikhwan) seperti yang dipahami oleh tarnbiyah? Perubahan yg ga naik naik sejak dua tahun lalu… ah.. ga tau deh…
pertanyaannya:
layakkah seorang suryadi mendapat sebutan ikhwan/akhi? Padahal tak secuil dakwah pun dilakukan, tak sebesar zarrah pun perilaku seorang ikhwan hadir dalam diri ini.
Apakah layak?!
Friday, March 18, 2005
ga ada judul (basssi banget)
naik pesawat pergi kesolo
so.. what gitu loh...
he.. he..
ga ada kerjaan banget nih...
so.. what gitu loh...
he.. he..
ga ada kerjaan banget nih...
Wednesday, March 09, 2005
Ruhani Yang Ringkih
Ada fenomena berbahaya yang menggejala pada sebagian ikhwan. Fenomena tersebut dapat terbaca oleh mereka yang jeli memperhatikan tuturan kata, pandangan mata serta gerak langkah ikhwan tadi.
Bagi kalangan du’at, hal demikian cukup berbahaya dan
berpotensi melemahkan kekuatan jama’ah, disamping sebagai bukti menjauhnya
mereka dari manhaj yang mereka kenali. Semua kita tahu bahwa aspek ruhiyah serta
ibadah merupakan garapan terdepan manhaj jama’ah. Penekanan terhadap dua aspek
tadi bukanlah suatu yang berlebihan sehingga mengesankan adanya upaya
pembentukan arus tasawuf dalam jama’ah. Yang jelas bahwa dua aspek tadi adalah
amar (perintah) dari Allah yang harus ditegakkan di samping menjadi
wasilah yang akan menopang soliditas jama’ah.
Apabila nilai-nilai tadi lepas dari genggaman akh, maka akan
meringkihkan ruhiyahnya, kemudian sakit dan berakhir dengan kematian ruhiyah
tersebut, na’udzubillah.
Fenomena ruhiyah yang ringkih dan lemah tidak sedikit
jumlahnya. Di sini akan disebutkan sebagian sambil menurunkan beberapa kasus
dilapangan agar dapat menjadi peringatan bagi setiap akh dan selanjutnya dia
bersegara mengatasinya.
1. Merasakan keras dan kasarnya hati, sampai-sampai seseorang merasakan bahwa hatinya telah berubah menjadi batu keras.
Dimana tidak ada sesuatupun yang dapat merembes kepadanya
ataupun mempengaruhinya. Ungkapan ini tidaklah berlebihan, bukankah al Qur’an
telah menerangkan bahwa hati dapat mengeras sekeras batu. Allah berfirman, “Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi…” QS Al Baqarah [2]: 74
2. Perangai yang tersumbat dan dada yang sempit.
Sampai-sampai terasa ada beban berat menghimpit dan
nyaris terengah-engah kelelahan, sering mengomel dan mengeluh terhadap sesuatu
yang tidak jelas atau gelisah dan sempit dalam pergaulan sehingga tidak peduli
terhadap derita orang lain bahkan timbul ketidaksukaan kepada mereka.
3. Tidak terpengaruh oleh ayat-ayat al-Qur’an yang mengandung ancaman, tuntutan, larangan atau tentang peristiwa kiamat.
Dia mendengarkan al-Qur’an seperti mendengar kalam-kalam
lainnya. Lebih berbahaya lagi apabila dia merasa sempit ketika mendengarkan ayat
al-Qur’an seperti sempitnya dia ketika mendengarkan omongan orang lain. Dia
tidak menyediakan waktu sedikitpun untuk tilawah dan apabila mendengarnya dari
orang lain dia tidak melakukannya dengan khusyu’ dan tenang
4. Peristiwa kematian tidak memberikan bekas pada dirinya.
Begitu juga ketika menyaksikan orang
mati, mengusung jenazah atau menguburkannya di liang lahat, sedikitpun tidak ada
pengaruh pada dirinya. Jika melewati pekuburan seakan hanya berpapasan dengan
batu-batu bisu tidak mengingatkannya akan kematian.
5. Kecintaanya terhadap kesenangan duniawi senantiasa bertambah.
Kesukaannya memenuhi syahwat selalu berkobar. Fikirannya tidak jauh dari pelampiasan syahwat tadi sehingga dia merasa tentram bila sudah memperolehnya. Apabila melihat orang lain memperoleh kenikmatan dunia seperti harta, kedudukan, pangkat, rumah atau pakaian yang
bagus dia merasa tersiksa dan menganggap dirinya gagal. Lebih tersiksa lagi
apabila yang mendapatkan kenikmatan duniawi itu adalah saudaranya sendiri atau
sahabatnya. Terkadang timbul pada dirinya penyakit hasad di mana dia tidak ingin
kenikmatan itu tetap ada pada saudaranya.
6. Ada kegelapan dalam ruhiyah yang berbekas di wajahnya.
Hal ini dapat diamati oleh mereka yang memiliki
ketajaman firasat dan memandang dengan nur Allah. Setiap mu’min memiliki nur
sesuai dengan kadar keimanannya, dia mampu melihat sesuatu yang tidak mampu
dilakukan orang lain. Kegelapan ruhiyah tadi ada begitu pekat sampai begitu
jelas tergambar di wajahnya dan dapat diamati oleh mereka yang meiliki firasat
imaniyah paling lemah sekalipun. Tetapi kegelapan yang remang-remang hanya dapat
diamati oleh mereka yang memiliki firasat imaniyah yang kuat.
7. Bermalas-malasan dalam melakukan kebaikan dan ibadah.
Hal tersebut terlihat dengan kurangnya perhatian
dan semangat. Shalat yang dilakukan hanya sekedar gerakan, bacaan, berdiri dan
duduk yang tidak memiliki atsar sedikitpun. Bahkan tampak dia merasa terganggu
oleh shalat seakan dia berada dalam penjara yang dia ingin berlepas darinya secepat mungkin.
8. Lupa yang keterlaluan kepada Allah.
Sedikitpun dia tidak berdzikir dengan lisannya dan tidak juga
ingat kepada-Nya. Padahal dia selalu menyaksikan ciptaan Allah Swt. Bahkan
terkadang dia merasa keberatan untuk sekedar berdzikir atau berdo’a kepadanya.
Jika dia mengangkat tangannya, cepat sekali dia turunkan kembali untuk segera pergi.
Kiat penyembuhanya
1. Selalu dzikrullah.
Yang dimaksud dengan dzikir di sini adalah berdzikir dengan
lisan disertai dengan persetujuan hati, tafakur akan ciptaan Allah dan mengambil
petunjuk melalui makhluk-makhluk-Nya untuk mengetahui keagungan kekuasaan-Nya,
kecermatan hikmah-Nya, keluasan rahmat-Nya, serta keterikatan makhluk
dengan-Nya. Juga selalu merasakan pengawasan Allah dan kekuasaan-Nya yang mutlak
terhadap manusia serta pentingnya memiliki sifat malu kepada-Nya.
Semua hal tersebut diatas tidak mungkin dicapai dengan mudah
bagi orang yang ringkih ruhiyahnya. Untuk memperolehnya diperlukan kesabaran,
tekad, tidak gelisah serta bertahap sedikit demi sedikit. Setap kali dia
memperoleh sebagian hal diatas maka akan menguatlah ruhiyahnya dan semakin
berkurang keringkihannya hinga sirna tanda-tanda penyakit ruhiyah tadi.
Selanjutnya dia memasuki tahap penyembuhan sampai dia sembuh
total. Ketika itulah dia akan merasakan nikmatnya nilai-nilai luhur tadi dan dia
akan semakin lengket kepadanya. Orang yang ringkih ruhiyahnya bagikan penderita
sakit yang tidak nafsu kepada makanan yang enak. Tetapi dengan berlalunya waktu
dan mencoba memasukkan makanan sedikit demi sedikit, fisiknya akan kembali kuat
dan sirnalah tanda-tanda penyakit. Setelah itu dia kembali sehat dan dapat
menikmati makanan yang enak dengan penuh kerinduan dan suka cita.
2. Menghadirkan potret akhirat dan segala yang terjadi ketika itu.
Ada orang yang berkeinginan untuk dapat kembali ke dunia
guna menghabiskan seluruh umurnya demi keselamatannnya jika mungkin. Hendaknya
seorang akh merenung bahwa rumah akhirat pertama yang akan ditempatinya adalah
kubur, hendaklah dia membayangkannya dengan tajam, memasang potret kubur yang
gelap itu diingatnya serta mengenang tidurnya yang sendirian di mana tidak ada
penghibur kecuali amalnya.
Tersebutlah dahulu ada seorang shalih yang arif menggali
sebuah kubur di rumahnya, setiap kali dia merasa kekerasan di hatinya,
dimasukinya kubur tersebut seraya membaca firman Allah, “…Dia berkata, Ya
Rabb kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang shalih terhadap
yang telah kutinggalkan…” QS Al Mu’minun [23]: 99-100. Kemudian orang
shalih itu berkata, “Wahai jiwa, kini engkau telah kembali ke dunia, maka
beramallah yang shalih.”
3. Hendaklah setiap al-akh ingat bahwa kematian lebih dekat kepadanya dari tali sendalnya.
Janganlah dia tertipu oleh masa muda, kekuatan serta
kesegarannnya. Kematian tidak mengenal masa muda. Kekuatan dan kesehatan tidak
mampu mencegah kehadirannya. Dan dia antara hikmah dan rahmat Allah kepada kita,
Dia memperlihatkan kepada kita kematian yang merenggutnya nyawa seorang bayi,
anak kecil, orang muda, orang tua dan juga orang sakit.
Oleh karenanya setiap orang harus ingat bahwa dia pasti
mengalami kematian kapan saja agar selalu bertambah kehati-hatian dan
bersiap-siap meninggalkan dunia. Tahukah engkau wahai saudaraku tentang kematian
dan sakaratul maut yang menakutkan itu? Ketika sakaratul maut tiba pada diri
seseorang, syaitan menghimpun segala kekuatan, kelicikan dan fikirannya. Dia
berkata kepada dirinya, “Jika orang ini lepas dari genggamanku, aku tidak akan
mampu lagi mempengaruhinya.” Maka dibujuknya orang itu untuk kufur, dicintakan
kepadanya kemurtadan dan dihiasinya dunia di matanya sembari mengingatkan orang
tersebut akan kenikmatan yang dia inginkan, agar orang tersebut berpaling dari
akhirat dan harapan bertemu Allah dan akhirnya orang itupun tidak ingin
mengalami kematian dan matilah dia dalam kekufuran, na’udzubillah.
Diceritakan tentang seorang arif yang dikunjungi oleh para
sahabatnya ketika sedang menderita sakit yang membawa kepada kematiannya. Ketika
itu mereka melihat orang bijak tadi menangis. Maka dihiburnyalah dia dengan
mengingatkan bahwa seluruh perbuatannya baik dan rahmat Allah pasti tercurah
untuknya. Orang arif tersebut berkata, “Aku menangisi imanku yang aku
khawatirkan dirampas ketika sakaratul maut.” Bukanlah tempat disini untuk
menerangkan hakikat ucapan orang arif tersebut, cukuplah sebagai pelajaran bagi
setiap al-akh bahwa menghadirkan kematian dan tidak melupakannnya akan
membuatnya senantiasa merasa asing hidup di dunia ini. Dia dapat memahami dengan
baik ma’na ungkapan Rasul Saw., “jadilah engkau di dunia, seakan seorang
asing atau (bahkan) pengembara. Dan golongkan dirimu dalam kelompok penduduk
kubur.” (HR Bukhari, Tirmidzi, Ahamd dan Ibnu Majjah dari Abdullah bin Umar).
Perasaan terasing tersebut berdampak sangat unik, diantaranya
Pertama, Segala sandungan serta cobaan yang dialami oleh setiap al-akh akan terasa ringan
Kedua, Derita terasa ringan, hati menjadi sabar, kebahagiaan yang tercela mengisut dan dunia yang menipu menjadi jauh
Ketiga, Pandangan akh akan tertuju ke tempat tinggal yang sebenarnya berupa rumah akhirat. Dia tidak merasa tentram dengan kehidupan
duniawi apalagi condong kepadanya. Seorang asing menyadari bahwa menetapnya di
negeri asing hanyalah sementara sedang hatinya selalu menoleh ke rumah yang
tidak akan pernah binasa, rumah bahagia dan derita. Rumah yang dekat dangan
Rabbnya di mana dia dapat melihat-Nya atau rumah yang jauh dari-Nya dan
terhalang untuk melihat-Nya.
Dan apabila seorang al-Akh merenungi kenikmatan akhirat dia
pun akan terbuai harapan dan cita-cita. Harapan yang benar tentunya harus
diiringi upaya yang sungguh-sungguh agar dapat sampai kepada yang dicita-citakan.
Keempat, Memelihara dengan serius segala sarana pensuci
diri dan menopangnya dengan kekuatan dan semangat. Sesungguhnya ruhani dapat
menjadi kotor dan butuh penyucian. Dia pun akan mengalami kelesuan maka harus
selalu diberi semangat. Dia juga mengalami sakit yang membutuhkan pengobatan.
Sebagaimana dia pun mengalami kelemahan yang perlu diberi kekuatan. Semuanya itu
berupa ibadah yang terus menerus dan yang paling utama adalah shalat.
Maka bukanlah suatu yang mengada-ada apabila Rasulullah
mewasiatkan pentingnya shalat kepada ummatnya ketika beliau akan menutup
hayatnya. Shalat, suatu ibadah yang menyenangkan dan dapat menyucikan ruh dari
segala kotoran dan menghubungkan seorang hamba kepada rabbnya.
Sebagaimana jama’ah pun mewasiatkan kepada setiap akh
untuk membaca al Qur’an sebelum shubuh atau sesudahnya, membaca wirid
ma’tsurat sughra dan berziarah kubur sekali dalam sepekan setelah melaksanakan
tugas-tugas diatas. Untuk memudahkan bangun pagi, setiap akh hendaknya
menghindari tidur terlalu malam jika tidak ada kepentingan mendesak. Merekapun
hendaknya tidak membiasakan penggunakan beker.
Wahai ikhwah…
Kami mencintai kalian sebagimana kami mencintai diri kami
sendiri dan kami berharap agar cinta ini berharga di sisi Allah sebagaimana kami
pun berharap semoga Allah menghimpun kita dalam kebenaran dan jihad di dunia
serta kebahagiaan abadi di akhirat kelak. Apa yang kami sampaikan ini bukanlah
sekedar tulisan untuk mengisi kekosongan, menyenangkan fikiran atau menyegarkan
jiwa sesaat saja dan setelah itu tak ada lagi guna.
Tulisan ini adalah arahan yang harus kita pegang erat karena
dia adalah bagian dari manhaj Islam. Dengan melaksanakan apa yang tertera
disini, kalian akan mampu dengan idzin Allah, memikul da’wah dan jihad fi
sabilillah. Pasanglah tekad kalian untuk melaksanakannya dan jujurlah kepada
Allah niscaya Allah akan membuktikan apa yang dijanjikan-Nya.
Bagi kalangan du’at, hal demikian cukup berbahaya dan
berpotensi melemahkan kekuatan jama’ah, disamping sebagai bukti menjauhnya
mereka dari manhaj yang mereka kenali. Semua kita tahu bahwa aspek ruhiyah serta
ibadah merupakan garapan terdepan manhaj jama’ah. Penekanan terhadap dua aspek
tadi bukanlah suatu yang berlebihan sehingga mengesankan adanya upaya
pembentukan arus tasawuf dalam jama’ah. Yang jelas bahwa dua aspek tadi adalah
amar (perintah) dari Allah yang harus ditegakkan di samping menjadi
wasilah yang akan menopang soliditas jama’ah.
Apabila nilai-nilai tadi lepas dari genggaman akh, maka akan
meringkihkan ruhiyahnya, kemudian sakit dan berakhir dengan kematian ruhiyah
tersebut, na’udzubillah.
Fenomena ruhiyah yang ringkih dan lemah tidak sedikit
jumlahnya. Di sini akan disebutkan sebagian sambil menurunkan beberapa kasus
dilapangan agar dapat menjadi peringatan bagi setiap akh dan selanjutnya dia
bersegara mengatasinya.
1. Merasakan keras dan kasarnya hati, sampai-sampai seseorang merasakan bahwa hatinya telah berubah menjadi batu keras.
Dimana tidak ada sesuatupun yang dapat merembes kepadanya
ataupun mempengaruhinya. Ungkapan ini tidaklah berlebihan, bukankah al Qur’an
telah menerangkan bahwa hati dapat mengeras sekeras batu. Allah berfirman, “Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi…” QS Al Baqarah [2]: 74
2. Perangai yang tersumbat dan dada yang sempit.
Sampai-sampai terasa ada beban berat menghimpit dan
nyaris terengah-engah kelelahan, sering mengomel dan mengeluh terhadap sesuatu
yang tidak jelas atau gelisah dan sempit dalam pergaulan sehingga tidak peduli
terhadap derita orang lain bahkan timbul ketidaksukaan kepada mereka.
3. Tidak terpengaruh oleh ayat-ayat al-Qur’an yang mengandung ancaman, tuntutan, larangan atau tentang peristiwa kiamat.
Dia mendengarkan al-Qur’an seperti mendengar kalam-kalam
lainnya. Lebih berbahaya lagi apabila dia merasa sempit ketika mendengarkan ayat
al-Qur’an seperti sempitnya dia ketika mendengarkan omongan orang lain. Dia
tidak menyediakan waktu sedikitpun untuk tilawah dan apabila mendengarnya dari
orang lain dia tidak melakukannya dengan khusyu’ dan tenang
4. Peristiwa kematian tidak memberikan bekas pada dirinya.
Begitu juga ketika menyaksikan orang
mati, mengusung jenazah atau menguburkannya di liang lahat, sedikitpun tidak ada
pengaruh pada dirinya. Jika melewati pekuburan seakan hanya berpapasan dengan
batu-batu bisu tidak mengingatkannya akan kematian.
5. Kecintaanya terhadap kesenangan duniawi senantiasa bertambah.
Kesukaannya memenuhi syahwat selalu berkobar. Fikirannya tidak jauh dari pelampiasan syahwat tadi sehingga dia merasa tentram bila sudah memperolehnya. Apabila melihat orang lain memperoleh kenikmatan dunia seperti harta, kedudukan, pangkat, rumah atau pakaian yang
bagus dia merasa tersiksa dan menganggap dirinya gagal. Lebih tersiksa lagi
apabila yang mendapatkan kenikmatan duniawi itu adalah saudaranya sendiri atau
sahabatnya. Terkadang timbul pada dirinya penyakit hasad di mana dia tidak ingin
kenikmatan itu tetap ada pada saudaranya.
6. Ada kegelapan dalam ruhiyah yang berbekas di wajahnya.
Hal ini dapat diamati oleh mereka yang memiliki
ketajaman firasat dan memandang dengan nur Allah. Setiap mu’min memiliki nur
sesuai dengan kadar keimanannya, dia mampu melihat sesuatu yang tidak mampu
dilakukan orang lain. Kegelapan ruhiyah tadi ada begitu pekat sampai begitu
jelas tergambar di wajahnya dan dapat diamati oleh mereka yang meiliki firasat
imaniyah paling lemah sekalipun. Tetapi kegelapan yang remang-remang hanya dapat
diamati oleh mereka yang memiliki firasat imaniyah yang kuat.
7. Bermalas-malasan dalam melakukan kebaikan dan ibadah.
Hal tersebut terlihat dengan kurangnya perhatian
dan semangat. Shalat yang dilakukan hanya sekedar gerakan, bacaan, berdiri dan
duduk yang tidak memiliki atsar sedikitpun. Bahkan tampak dia merasa terganggu
oleh shalat seakan dia berada dalam penjara yang dia ingin berlepas darinya secepat mungkin.
8. Lupa yang keterlaluan kepada Allah.
Sedikitpun dia tidak berdzikir dengan lisannya dan tidak juga
ingat kepada-Nya. Padahal dia selalu menyaksikan ciptaan Allah Swt. Bahkan
terkadang dia merasa keberatan untuk sekedar berdzikir atau berdo’a kepadanya.
Jika dia mengangkat tangannya, cepat sekali dia turunkan kembali untuk segera pergi.
Kiat penyembuhanya
1. Selalu dzikrullah.
Yang dimaksud dengan dzikir di sini adalah berdzikir dengan
lisan disertai dengan persetujuan hati, tafakur akan ciptaan Allah dan mengambil
petunjuk melalui makhluk-makhluk-Nya untuk mengetahui keagungan kekuasaan-Nya,
kecermatan hikmah-Nya, keluasan rahmat-Nya, serta keterikatan makhluk
dengan-Nya. Juga selalu merasakan pengawasan Allah dan kekuasaan-Nya yang mutlak
terhadap manusia serta pentingnya memiliki sifat malu kepada-Nya.
Semua hal tersebut diatas tidak mungkin dicapai dengan mudah
bagi orang yang ringkih ruhiyahnya. Untuk memperolehnya diperlukan kesabaran,
tekad, tidak gelisah serta bertahap sedikit demi sedikit. Setap kali dia
memperoleh sebagian hal diatas maka akan menguatlah ruhiyahnya dan semakin
berkurang keringkihannya hinga sirna tanda-tanda penyakit ruhiyah tadi.
Selanjutnya dia memasuki tahap penyembuhan sampai dia sembuh
total. Ketika itulah dia akan merasakan nikmatnya nilai-nilai luhur tadi dan dia
akan semakin lengket kepadanya. Orang yang ringkih ruhiyahnya bagikan penderita
sakit yang tidak nafsu kepada makanan yang enak. Tetapi dengan berlalunya waktu
dan mencoba memasukkan makanan sedikit demi sedikit, fisiknya akan kembali kuat
dan sirnalah tanda-tanda penyakit. Setelah itu dia kembali sehat dan dapat
menikmati makanan yang enak dengan penuh kerinduan dan suka cita.
2. Menghadirkan potret akhirat dan segala yang terjadi ketika itu.
Ada orang yang berkeinginan untuk dapat kembali ke dunia
guna menghabiskan seluruh umurnya demi keselamatannnya jika mungkin. Hendaknya
seorang akh merenung bahwa rumah akhirat pertama yang akan ditempatinya adalah
kubur, hendaklah dia membayangkannya dengan tajam, memasang potret kubur yang
gelap itu diingatnya serta mengenang tidurnya yang sendirian di mana tidak ada
penghibur kecuali amalnya.
Tersebutlah dahulu ada seorang shalih yang arif menggali
sebuah kubur di rumahnya, setiap kali dia merasa kekerasan di hatinya,
dimasukinya kubur tersebut seraya membaca firman Allah, “…Dia berkata, Ya
Rabb kembalikanlah aku (ke dunia) agar aku berbuat amal yang shalih terhadap
yang telah kutinggalkan…” QS Al Mu’minun [23]: 99-100. Kemudian orang
shalih itu berkata, “Wahai jiwa, kini engkau telah kembali ke dunia, maka
beramallah yang shalih.”
3. Hendaklah setiap al-akh ingat bahwa kematian lebih dekat kepadanya dari tali sendalnya.
Janganlah dia tertipu oleh masa muda, kekuatan serta
kesegarannnya. Kematian tidak mengenal masa muda. Kekuatan dan kesehatan tidak
mampu mencegah kehadirannya. Dan dia antara hikmah dan rahmat Allah kepada kita,
Dia memperlihatkan kepada kita kematian yang merenggutnya nyawa seorang bayi,
anak kecil, orang muda, orang tua dan juga orang sakit.
Oleh karenanya setiap orang harus ingat bahwa dia pasti
mengalami kematian kapan saja agar selalu bertambah kehati-hatian dan
bersiap-siap meninggalkan dunia. Tahukah engkau wahai saudaraku tentang kematian
dan sakaratul maut yang menakutkan itu? Ketika sakaratul maut tiba pada diri
seseorang, syaitan menghimpun segala kekuatan, kelicikan dan fikirannya. Dia
berkata kepada dirinya, “Jika orang ini lepas dari genggamanku, aku tidak akan
mampu lagi mempengaruhinya.” Maka dibujuknya orang itu untuk kufur, dicintakan
kepadanya kemurtadan dan dihiasinya dunia di matanya sembari mengingatkan orang
tersebut akan kenikmatan yang dia inginkan, agar orang tersebut berpaling dari
akhirat dan harapan bertemu Allah dan akhirnya orang itupun tidak ingin
mengalami kematian dan matilah dia dalam kekufuran, na’udzubillah.
Diceritakan tentang seorang arif yang dikunjungi oleh para
sahabatnya ketika sedang menderita sakit yang membawa kepada kematiannya. Ketika
itu mereka melihat orang bijak tadi menangis. Maka dihiburnyalah dia dengan
mengingatkan bahwa seluruh perbuatannya baik dan rahmat Allah pasti tercurah
untuknya. Orang arif tersebut berkata, “Aku menangisi imanku yang aku
khawatirkan dirampas ketika sakaratul maut.” Bukanlah tempat disini untuk
menerangkan hakikat ucapan orang arif tersebut, cukuplah sebagai pelajaran bagi
setiap al-akh bahwa menghadirkan kematian dan tidak melupakannnya akan
membuatnya senantiasa merasa asing hidup di dunia ini. Dia dapat memahami dengan
baik ma’na ungkapan Rasul Saw., “jadilah engkau di dunia, seakan seorang
asing atau (bahkan) pengembara. Dan golongkan dirimu dalam kelompok penduduk
kubur.” (HR Bukhari, Tirmidzi, Ahamd dan Ibnu Majjah dari Abdullah bin Umar).
Perasaan terasing tersebut berdampak sangat unik, diantaranya
Pertama, Segala sandungan serta cobaan yang dialami oleh setiap al-akh akan terasa ringan
Kedua, Derita terasa ringan, hati menjadi sabar, kebahagiaan yang tercela mengisut dan dunia yang menipu menjadi jauh
Ketiga, Pandangan akh akan tertuju ke tempat tinggal yang sebenarnya berupa rumah akhirat. Dia tidak merasa tentram dengan kehidupan
duniawi apalagi condong kepadanya. Seorang asing menyadari bahwa menetapnya di
negeri asing hanyalah sementara sedang hatinya selalu menoleh ke rumah yang
tidak akan pernah binasa, rumah bahagia dan derita. Rumah yang dekat dangan
Rabbnya di mana dia dapat melihat-Nya atau rumah yang jauh dari-Nya dan
terhalang untuk melihat-Nya.
Dan apabila seorang al-Akh merenungi kenikmatan akhirat dia
pun akan terbuai harapan dan cita-cita. Harapan yang benar tentunya harus
diiringi upaya yang sungguh-sungguh agar dapat sampai kepada yang dicita-citakan.
Keempat, Memelihara dengan serius segala sarana pensuci
diri dan menopangnya dengan kekuatan dan semangat. Sesungguhnya ruhani dapat
menjadi kotor dan butuh penyucian. Dia pun akan mengalami kelesuan maka harus
selalu diberi semangat. Dia juga mengalami sakit yang membutuhkan pengobatan.
Sebagaimana dia pun mengalami kelemahan yang perlu diberi kekuatan. Semuanya itu
berupa ibadah yang terus menerus dan yang paling utama adalah shalat.
Maka bukanlah suatu yang mengada-ada apabila Rasulullah
mewasiatkan pentingnya shalat kepada ummatnya ketika beliau akan menutup
hayatnya. Shalat, suatu ibadah yang menyenangkan dan dapat menyucikan ruh dari
segala kotoran dan menghubungkan seorang hamba kepada rabbnya.
Sebagaimana jama’ah pun mewasiatkan kepada setiap akh
untuk membaca al Qur’an sebelum shubuh atau sesudahnya, membaca wirid
ma’tsurat sughra dan berziarah kubur sekali dalam sepekan setelah melaksanakan
tugas-tugas diatas. Untuk memudahkan bangun pagi, setiap akh hendaknya
menghindari tidur terlalu malam jika tidak ada kepentingan mendesak. Merekapun
hendaknya tidak membiasakan penggunakan beker.
Wahai ikhwah…
Kami mencintai kalian sebagimana kami mencintai diri kami
sendiri dan kami berharap agar cinta ini berharga di sisi Allah sebagaimana kami
pun berharap semoga Allah menghimpun kita dalam kebenaran dan jihad di dunia
serta kebahagiaan abadi di akhirat kelak. Apa yang kami sampaikan ini bukanlah
sekedar tulisan untuk mengisi kekosongan, menyenangkan fikiran atau menyegarkan
jiwa sesaat saja dan setelah itu tak ada lagi guna.
Tulisan ini adalah arahan yang harus kita pegang erat karena
dia adalah bagian dari manhaj Islam. Dengan melaksanakan apa yang tertera
disini, kalian akan mampu dengan idzin Allah, memikul da’wah dan jihad fi
sabilillah. Pasanglah tekad kalian untuk melaksanakannya dan jujurlah kepada
Allah niscaya Allah akan membuktikan apa yang dijanjikan-Nya.
Monday, March 07, 2005
Mendengar Lebih Baik dan Efektif
"Tuhan memberi kita dua telinga dan satu mulut, supaya kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara." -- N.N.
"When I am getting ready to reason with a man, I spend one-third of my time thinking about myself and what I am going to say and two-thirds about him and what he is going to say." -- Abraham Lincoln.
Mendengar, ternyata bukan hanya "masuk kiri keluar kanan" atau sebaliknya. Mendengar ternyata benar-benar mencoba memahami apa yang dikatakan orang lain. Mendengar adalah sebuah proses serius yang tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan kebiasaan, refleks atau insting. Mendengar adalah upaya untuk menghubungkan titik-titik yang kadangkala menyatakan pesan-pesan yang tersembunyi.
Stephen Covey si pengarang "Seven Habits" itu, mengungkapkan "most people do not listen with the intent to understand; they listen with the intent to reply". Mendengar dengan lebih baik secara nyata akan membuka kemungkinan munculnya berbagai peluang baru.
Anda mungkin mengalami penyakit kesulitan mendengar. Berikut ini adalah intisari dari sebuah buku berjudul "Back-To-Basics Listening" karangan Kevin J. Murphy yang juga menulis buku "Effective Listening". Ia adalah seorang pentolan dari Effective Listening Institute.
Ada lima kendala dalam proses mendengar. Semua kendala ini akan menjadikan proses mendengar menjadi tidak efektif. Kelima kendala itu adalah:- Preoccupation- Preconceived ideas- Talking too much- Thinking of responses, dan- A lack of interest.
Proses mendengar akan menjadi lebih efektif jika kita berhasil mengatasi kendala-kendala di atas. Kendala-kendala itu bisa muncul sendiri-sendiri, gabungan atau bersama-sama.
Preoccupation
Preoccupation atau preokupasi, adalah situasi di mana seseorang sedang "sibuk" dengan sebuah urusan lain yang tidak secara langsung berhubungan dengan topik pembicaraan. Sebagai contoh, kondisi ini bisa dialami oleh seorang istri yang ditanya suaminya tentang urusan sekolah anak sementara sang istri itu sedang memelototi film India kesukaannya. Atau, kondisi ini juga bisa dialami oleh seorang rekan kerja yang tengah sibuk mengetik proposal penjualan kemudian ditanya tentang di mana letak ordner penjualan bulan lalu.
Kendala ini berakar pada kekhawatiran alamiah kita berkaitan dengan sesuatu yang harus dikerjakan atau harus diselesaikan. Pada dasarnya, ketidakmampuan kita untuk bersikap rileks dan tetap berkonsentrasi pada saat yang sama akan memunculkan hambatan untuk berfokus pada realitas "di sini" dan "saat ini". Apa yang terjadi dalam situasi ini barulah sebuah proses "mendengar" dan sama sekali belum "menyimak".
Preokupasi adalah kendala terbesar dalam proses mendengar. Beberapa studi menunjukkan bahwa 40% dari waktu kita digunakan untuk memikirkan masa lalu, 40% untuk memimpikan berbagai kejadian di masa depan dan hanya 20% untuk berfokus pada situasi sekarang.
Preokupasi adalah juga sebuah fenomena pelarian sementara dari realitas atau kenyataan. Dalam situasi yang menekan, kita akan cenderung tenggelam dalam mengingat-ingat masa lalu yang lebih indah dan nikmat.
Kendala ini hanya bisa diperbaiki apabila kita memahami fakta tentang kecenderungan setiap orang untuk terpeleset ke dalam keadaan yang setengah melantur.
Jika anda mengalaminya, kendala ini bisa diatasi dengan beberapa teknik berikut:
1. Lupakan. Bila sesuatu itu tidak terjadi sekarang dan di sini, dan kita tidak bisa menyentuh, merasakan atau memperbaikinya - lupakan saja. Itu sudah terjadi dan tidak bisa kembali lagi. Jika itu memang buruk, petik saja hikmahnya dan perbaiki di masa depan. Jangan buang waktu berjam-jam hanya untuk menebak-nebak. Jika Anda tetap memaksa, maka hal itu hanya akan meningkatkan gejala preokupasi dan menambah frustrasi.
2. Bangun rutinitas. Ketidakpastian di masa depan akan menciptakan kekhawatiran. Ciptakan rutinitas untuk mengurangi beban selalu mengingat-ingat apa yang harus dikerjakan dan kapan mengerjakannya. Cobalah implementasikan hal ini secara harian.
3. Don't sweat the small stuff (Anda mungkin pernah membaca sebuah buku dengan judul ini). Jika mobil Anda sudah tidak pernah dicuci sejak dua bulan yang lalu, ya sudah biarkan saja. Berfokuslah pada hal-hal lain yang jauh lebih penting.
4. Delegasikan. Usahakan orang lain ikut ambil bagian dalam menyelesaikan tugas Anda. Ini akan meringankan beban mental Anda.
5. Buat catatan. Mengingat segala sesuatu sampai ke hal-hal yang kecil adalah beban berat. Sediakan selalu buku kecil atau post-it di dekat Anda untuk keperluan mencatat.
6. Ambil nafas panjang, rileks dan tersenyumlah. Berbagai hal jarang sekali lebih serius daripada apa yang terlihat. Berbagai masalah biasanya lebih berat di kepala daripada di pundak. Dengan hal seremeh ini, kemampuan Anda dalam mendengar akan seratus kali lebih efektif.
Preconceived ideas
Gejala inilah yang melahirkan istilah "pikiran sempit atau cetek", "keras kepala" atau "masuk kiri keluar kanan" atau malah "otak udang" dan "otak di dengkul". Preconceived ideas adalah berbagai ide dan gagasan atau pemahaman yang sudah terlanjur mendominasi pemikiran seseorang. Kendala ini mengakibatkan munculnya penolakan terhadap berbagai input baru ke dalam pemikiran. Kendala ini juga berhubungan dengan ego, rasa tidak nyaman dan kemalasan.
Gejala yang bisa dilihat dari keberadaan kendala ini adalah kecenderungan untuk menggeneralisir dan bereaksi tanpa fakta-fakta yang lengkap. Jelas, hal ini menghambat efektifitas proses mendengar.
Apa yang terjadi, adalah mendengar akan tetapi tidak menyerap informasi yang dibutuhkan dan bereaksi dengan tepat. Jika Anda dihinggapi kendala ini, Anda cenderung tidak suka ditantang dan tidak suka mengubah sikap. Rasa tidak nyaman yang ada pada diri Anda akan menghambat setiap input yang akan mempengaruhi atau merubah rasa nyaman Anda. Anda akan cenderung tidak bisa diakses dan tidak sabaran. Teknik mengatasinya adalah sebagai berikut:
1. Berhentilah mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang tentang Anda dan mulailah mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang.
2. Sediakan waktu dan bertanyalah. Lihatlah proses menerima input sebagai suatu proses belajar yang menyenangkan. Berhentilah memuja status quo. Berhenti mendengar berarti berhenti belajar.
3. Perlakukan tantangan dan komentar orang lain sebagai penghargaan. Tidak perlu takut salah. Jika orang tidak menganggap Anda penting, mereka tidak akan menantang atau berkomentar.
4. Ingatlah bahwa aturan bisa berubah. Sekalipun Anda sudah pernah menghadapinya, tidak berarti Anda masih bermain di arena yang sama. Apa yang tidak Anda ketahui bisa melukai Anda. Segala sesuatu pasti berubah.
5. Berjalanlah agak jauh dengan sepatu orang lain (Anda mungkin perlu membaca buku Edward De Bono tentang hal ini). Belajarlah untuk sensitif.
Talking too much
The more you talks, the less you listen. The more you talks, the less others will listen. Seseorang yang terlalu banyak berbicara cenderung dilatarbelakangi oleh rasa bersalah, takut, khawatir, tidak nyaman atau sifat egois. Orang yang talkoholic merasa bahwa mereka harus bicara, wajib bicara, hanya untuk mendengar dirinya sendiri berbicara.
Efek samping dari berbicara terlalu banyak adalah hilangnya dialog yang penuh arti karena pihak lain yang log out. Orang lain justru akan mengabaikannya. Jika Anda merasa terlalu banyak berbicara, teknik mengatasinya adalah sebagai berikut:
1. Pikirkan dahulu sebelum berbicara. Jika tidak, bicara Anda bisa jadi malah membingungkan. Siapkan kerangka dari poin-poin yang hendak Anda sampaikan. Hindari percampuran isu.
2. Evaluasi signifikansi dari pernyataan Anda. Jika waktu Anda sempit, jangan ungkapkan sesuatu dengan berputar-putar.
3. Biarkan orang lain menguasai forum terlebih dahulu. Anda mendengar, Anda belajar. Dengan mendengarkan orang lain terlebih dahulu, Anda mungkin akan menemukan bahwa pemikiran Anda tidak relevan, tidak cocok atau bahkan memalukan. Seorang pegawai yang akan Anda pecat, jika diberi kesempatan untuk berbicara, mungkin justru akan mengajukan pengunduran diri. Ongkosnya, bisa jadi jauh lebih murah.
4. Kendalikan mulut Anda. Mulut Anda harimau Anda. Segelas minuman di dekat Anda bukan hanya untuk menghilangkan rasa haus. Gelas itu bisa menunda bicara Anda.
5. Bertanyalah. Pertanyaan yang benar dan relevan akan mengatakan pada orang lain bahwa Anda menyimak.
6. Biarkan orang lain jadi bintang panggung. Buatlah orang lain menikmati lampu sorot. Biasakan sharing dengan orang banyak. Lebih mudah mendengarkan dari banyak orang dari pada hanya satu mulut yang harus didengarkan.
7. Makin banyak bicara akan makin banyak mengabaikan. Makin banyak bicara, makin besar kemungkinan salah omong. Jika ragu, lebih baik diam.
8. Batasi waktu. Jika Anda muncul kemudian orang lain bersembunyi atau menghindar, itu mungkin tanda bahwa Anda terlalu banyak berbicara dan kurang mendengarkan. Tunjukkan bahwa Anda punya prioritas lain.
Ciri komunikasi yang sehat adalah seimbangnya proses memberi dan menerima informasi. Pembicara harus membuat orang lain mendengar dan pendengar harus membuat orang lain berbicara.
Thinking of responses
Kendala ini sering disebut dengan "bigger fish syndrome", yaitu kesulitan untuk menjaga kesinambungan pernyataan. Untuk melanjutkan pernyataan, seseorang biasanya masih dipengaruhi atau diokupasi oleh pernyataan lawan bicara sebelumnya. Bahaya dari kendala ini adalah dampaknya terhadap ego dan hubungan baik.
Anda harus mengetahui apakah pernyataan Anda memperkuat atau malah melemahkan pernyataan Anda yang lain.
Kendala ini ada hubungannya dengan kendala "terlalu banyak berbicara". Maka, Anda harus mengukur tingkat kepentingan dan relevansi dari setiap pernyataan Anda. Dalam banyak hal, sindrom "the bigger fish story" akan menciptakan perlombaan bicara yang menyimpang dari maksud awalnya. Lebih jauh lagi, situasi itu akan berkembang menjadi percakapan yang "tulalit".
A lack of interest
Kendala ini adalah kendala yang paling susah dijinakkan. Manusia cenderung mengaitkan sesuatu hanya dengan hal-hal yang dimengerti, dengan orang atau dengan sesuatu yang bisa memberi manfaat secara pribadi. Jika sesuatu tidak menarik, Anda cenderung akan mengabaikannya. Padahal, bisa jadi yang tidak menarik itu dapat merubah nasib Anda.
Adalah lebih mudah untuk mendengarkan tentang kenaikan gaji atau kenaikan penjualan. Mengapa? Sebab hal-hal itu memang lebih mudah dimengerti dan mempunyai akibat langsung yang bisa diukur.
Kendala ini hanya muncul apabila Anda beranggapan bahwa pesan yang disampaikan, bahkan pengantar pesan itu sendiri, adalah tidak penting atau tidak relevan.
Jika Anda tidak memiliki ketertarikan, maka Anda tidak akan mendengarkan. Dan satu hal lagi, itu pasti kelihatan. Sinyal itu akan menunjukkan bahwa Anda kurang respek terhadap pernyataan orang lain.
Jika Anda belum bisa berbicara sistematis, atau jika Anda sering mengalami kekakuan dalam pembicaraan, atau jika Anda sering mengalami keheningan dalam pembicaraan karena Anda tidak tahu apa lagi yang harus dibicarakan, atau jika Anda sering berbicara hal-hal yang sebenarnya di luar konteks, teknik mengatasinya adalah sebagai berikut:
1. Carilah kesamaan dan persamaan. Setiap orang pasti memilikinya. Hampir semua orang pasti punya anak, pernah bersekolah, punya hobi, punya keluarga atau mungkin suka berolahraga. Bicaralah tentang semua itu. Hasilnya, Anda akan semakin akrab.
2. Bertanyalah dalam rangka belajar. Anda bisa mendalami pemahaman orang lain dengan bertanya. Sekaligus, ini adalah salah satu cara untuk menemukan kesamaan dan persamaan.
3. Hargai orang lain sebagai dirinya, jangan pekerjaannya. Artinya, Anda juga perlu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi orang lain. Mungkin, Anda adalah seorang eksekutif puncak. Akan tetapi jika ada kondangan, mungkin Anda harus tetap memakai batik atau baju koko.
Mendengar ternyata tidak mudah. Tidak mendengar, tidak belajar. Tidak mendengar dengan lebih baik, Anda tidak makin pintar.
"When I am getting ready to reason with a man, I spend one-third of my time thinking about myself and what I am going to say and two-thirds about him and what he is going to say." -- Abraham Lincoln.
Mendengar, ternyata bukan hanya "masuk kiri keluar kanan" atau sebaliknya. Mendengar ternyata benar-benar mencoba memahami apa yang dikatakan orang lain. Mendengar adalah sebuah proses serius yang tidak bisa dilakukan hanya dengan mengandalkan kebiasaan, refleks atau insting. Mendengar adalah upaya untuk menghubungkan titik-titik yang kadangkala menyatakan pesan-pesan yang tersembunyi.
Stephen Covey si pengarang "Seven Habits" itu, mengungkapkan "most people do not listen with the intent to understand; they listen with the intent to reply". Mendengar dengan lebih baik secara nyata akan membuka kemungkinan munculnya berbagai peluang baru.
Anda mungkin mengalami penyakit kesulitan mendengar. Berikut ini adalah intisari dari sebuah buku berjudul "Back-To-Basics Listening" karangan Kevin J. Murphy yang juga menulis buku "Effective Listening". Ia adalah seorang pentolan dari Effective Listening Institute.
Ada lima kendala dalam proses mendengar. Semua kendala ini akan menjadikan proses mendengar menjadi tidak efektif. Kelima kendala itu adalah:- Preoccupation- Preconceived ideas- Talking too much- Thinking of responses, dan- A lack of interest.
Proses mendengar akan menjadi lebih efektif jika kita berhasil mengatasi kendala-kendala di atas. Kendala-kendala itu bisa muncul sendiri-sendiri, gabungan atau bersama-sama.
Preoccupation
Preoccupation atau preokupasi, adalah situasi di mana seseorang sedang "sibuk" dengan sebuah urusan lain yang tidak secara langsung berhubungan dengan topik pembicaraan. Sebagai contoh, kondisi ini bisa dialami oleh seorang istri yang ditanya suaminya tentang urusan sekolah anak sementara sang istri itu sedang memelototi film India kesukaannya. Atau, kondisi ini juga bisa dialami oleh seorang rekan kerja yang tengah sibuk mengetik proposal penjualan kemudian ditanya tentang di mana letak ordner penjualan bulan lalu.
Kendala ini berakar pada kekhawatiran alamiah kita berkaitan dengan sesuatu yang harus dikerjakan atau harus diselesaikan. Pada dasarnya, ketidakmampuan kita untuk bersikap rileks dan tetap berkonsentrasi pada saat yang sama akan memunculkan hambatan untuk berfokus pada realitas "di sini" dan "saat ini". Apa yang terjadi dalam situasi ini barulah sebuah proses "mendengar" dan sama sekali belum "menyimak".
Preokupasi adalah kendala terbesar dalam proses mendengar. Beberapa studi menunjukkan bahwa 40% dari waktu kita digunakan untuk memikirkan masa lalu, 40% untuk memimpikan berbagai kejadian di masa depan dan hanya 20% untuk berfokus pada situasi sekarang.
Preokupasi adalah juga sebuah fenomena pelarian sementara dari realitas atau kenyataan. Dalam situasi yang menekan, kita akan cenderung tenggelam dalam mengingat-ingat masa lalu yang lebih indah dan nikmat.
Kendala ini hanya bisa diperbaiki apabila kita memahami fakta tentang kecenderungan setiap orang untuk terpeleset ke dalam keadaan yang setengah melantur.
Jika anda mengalaminya, kendala ini bisa diatasi dengan beberapa teknik berikut:
1. Lupakan. Bila sesuatu itu tidak terjadi sekarang dan di sini, dan kita tidak bisa menyentuh, merasakan atau memperbaikinya - lupakan saja. Itu sudah terjadi dan tidak bisa kembali lagi. Jika itu memang buruk, petik saja hikmahnya dan perbaiki di masa depan. Jangan buang waktu berjam-jam hanya untuk menebak-nebak. Jika Anda tetap memaksa, maka hal itu hanya akan meningkatkan gejala preokupasi dan menambah frustrasi.
2. Bangun rutinitas. Ketidakpastian di masa depan akan menciptakan kekhawatiran. Ciptakan rutinitas untuk mengurangi beban selalu mengingat-ingat apa yang harus dikerjakan dan kapan mengerjakannya. Cobalah implementasikan hal ini secara harian.
3. Don't sweat the small stuff (Anda mungkin pernah membaca sebuah buku dengan judul ini). Jika mobil Anda sudah tidak pernah dicuci sejak dua bulan yang lalu, ya sudah biarkan saja. Berfokuslah pada hal-hal lain yang jauh lebih penting.
4. Delegasikan. Usahakan orang lain ikut ambil bagian dalam menyelesaikan tugas Anda. Ini akan meringankan beban mental Anda.
5. Buat catatan. Mengingat segala sesuatu sampai ke hal-hal yang kecil adalah beban berat. Sediakan selalu buku kecil atau post-it di dekat Anda untuk keperluan mencatat.
6. Ambil nafas panjang, rileks dan tersenyumlah. Berbagai hal jarang sekali lebih serius daripada apa yang terlihat. Berbagai masalah biasanya lebih berat di kepala daripada di pundak. Dengan hal seremeh ini, kemampuan Anda dalam mendengar akan seratus kali lebih efektif.
Preconceived ideas
Gejala inilah yang melahirkan istilah "pikiran sempit atau cetek", "keras kepala" atau "masuk kiri keluar kanan" atau malah "otak udang" dan "otak di dengkul". Preconceived ideas adalah berbagai ide dan gagasan atau pemahaman yang sudah terlanjur mendominasi pemikiran seseorang. Kendala ini mengakibatkan munculnya penolakan terhadap berbagai input baru ke dalam pemikiran. Kendala ini juga berhubungan dengan ego, rasa tidak nyaman dan kemalasan.
Gejala yang bisa dilihat dari keberadaan kendala ini adalah kecenderungan untuk menggeneralisir dan bereaksi tanpa fakta-fakta yang lengkap. Jelas, hal ini menghambat efektifitas proses mendengar.
Apa yang terjadi, adalah mendengar akan tetapi tidak menyerap informasi yang dibutuhkan dan bereaksi dengan tepat. Jika Anda dihinggapi kendala ini, Anda cenderung tidak suka ditantang dan tidak suka mengubah sikap. Rasa tidak nyaman yang ada pada diri Anda akan menghambat setiap input yang akan mempengaruhi atau merubah rasa nyaman Anda. Anda akan cenderung tidak bisa diakses dan tidak sabaran. Teknik mengatasinya adalah sebagai berikut:
1. Berhentilah mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang tentang Anda dan mulailah mengkhawatirkan apa yang dipikirkan orang.
2. Sediakan waktu dan bertanyalah. Lihatlah proses menerima input sebagai suatu proses belajar yang menyenangkan. Berhentilah memuja status quo. Berhenti mendengar berarti berhenti belajar.
3. Perlakukan tantangan dan komentar orang lain sebagai penghargaan. Tidak perlu takut salah. Jika orang tidak menganggap Anda penting, mereka tidak akan menantang atau berkomentar.
4. Ingatlah bahwa aturan bisa berubah. Sekalipun Anda sudah pernah menghadapinya, tidak berarti Anda masih bermain di arena yang sama. Apa yang tidak Anda ketahui bisa melukai Anda. Segala sesuatu pasti berubah.
5. Berjalanlah agak jauh dengan sepatu orang lain (Anda mungkin perlu membaca buku Edward De Bono tentang hal ini). Belajarlah untuk sensitif.
Talking too much
The more you talks, the less you listen. The more you talks, the less others will listen. Seseorang yang terlalu banyak berbicara cenderung dilatarbelakangi oleh rasa bersalah, takut, khawatir, tidak nyaman atau sifat egois. Orang yang talkoholic merasa bahwa mereka harus bicara, wajib bicara, hanya untuk mendengar dirinya sendiri berbicara.
Efek samping dari berbicara terlalu banyak adalah hilangnya dialog yang penuh arti karena pihak lain yang log out. Orang lain justru akan mengabaikannya. Jika Anda merasa terlalu banyak berbicara, teknik mengatasinya adalah sebagai berikut:
1. Pikirkan dahulu sebelum berbicara. Jika tidak, bicara Anda bisa jadi malah membingungkan. Siapkan kerangka dari poin-poin yang hendak Anda sampaikan. Hindari percampuran isu.
2. Evaluasi signifikansi dari pernyataan Anda. Jika waktu Anda sempit, jangan ungkapkan sesuatu dengan berputar-putar.
3. Biarkan orang lain menguasai forum terlebih dahulu. Anda mendengar, Anda belajar. Dengan mendengarkan orang lain terlebih dahulu, Anda mungkin akan menemukan bahwa pemikiran Anda tidak relevan, tidak cocok atau bahkan memalukan. Seorang pegawai yang akan Anda pecat, jika diberi kesempatan untuk berbicara, mungkin justru akan mengajukan pengunduran diri. Ongkosnya, bisa jadi jauh lebih murah.
4. Kendalikan mulut Anda. Mulut Anda harimau Anda. Segelas minuman di dekat Anda bukan hanya untuk menghilangkan rasa haus. Gelas itu bisa menunda bicara Anda.
5. Bertanyalah. Pertanyaan yang benar dan relevan akan mengatakan pada orang lain bahwa Anda menyimak.
6. Biarkan orang lain jadi bintang panggung. Buatlah orang lain menikmati lampu sorot. Biasakan sharing dengan orang banyak. Lebih mudah mendengarkan dari banyak orang dari pada hanya satu mulut yang harus didengarkan.
7. Makin banyak bicara akan makin banyak mengabaikan. Makin banyak bicara, makin besar kemungkinan salah omong. Jika ragu, lebih baik diam.
8. Batasi waktu. Jika Anda muncul kemudian orang lain bersembunyi atau menghindar, itu mungkin tanda bahwa Anda terlalu banyak berbicara dan kurang mendengarkan. Tunjukkan bahwa Anda punya prioritas lain.
Ciri komunikasi yang sehat adalah seimbangnya proses memberi dan menerima informasi. Pembicara harus membuat orang lain mendengar dan pendengar harus membuat orang lain berbicara.
Thinking of responses
Kendala ini sering disebut dengan "bigger fish syndrome", yaitu kesulitan untuk menjaga kesinambungan pernyataan. Untuk melanjutkan pernyataan, seseorang biasanya masih dipengaruhi atau diokupasi oleh pernyataan lawan bicara sebelumnya. Bahaya dari kendala ini adalah dampaknya terhadap ego dan hubungan baik.
Anda harus mengetahui apakah pernyataan Anda memperkuat atau malah melemahkan pernyataan Anda yang lain.
Kendala ini ada hubungannya dengan kendala "terlalu banyak berbicara". Maka, Anda harus mengukur tingkat kepentingan dan relevansi dari setiap pernyataan Anda. Dalam banyak hal, sindrom "the bigger fish story" akan menciptakan perlombaan bicara yang menyimpang dari maksud awalnya. Lebih jauh lagi, situasi itu akan berkembang menjadi percakapan yang "tulalit".
A lack of interest
Kendala ini adalah kendala yang paling susah dijinakkan. Manusia cenderung mengaitkan sesuatu hanya dengan hal-hal yang dimengerti, dengan orang atau dengan sesuatu yang bisa memberi manfaat secara pribadi. Jika sesuatu tidak menarik, Anda cenderung akan mengabaikannya. Padahal, bisa jadi yang tidak menarik itu dapat merubah nasib Anda.
Adalah lebih mudah untuk mendengarkan tentang kenaikan gaji atau kenaikan penjualan. Mengapa? Sebab hal-hal itu memang lebih mudah dimengerti dan mempunyai akibat langsung yang bisa diukur.
Kendala ini hanya muncul apabila Anda beranggapan bahwa pesan yang disampaikan, bahkan pengantar pesan itu sendiri, adalah tidak penting atau tidak relevan.
Jika Anda tidak memiliki ketertarikan, maka Anda tidak akan mendengarkan. Dan satu hal lagi, itu pasti kelihatan. Sinyal itu akan menunjukkan bahwa Anda kurang respek terhadap pernyataan orang lain.
Jika Anda belum bisa berbicara sistematis, atau jika Anda sering mengalami kekakuan dalam pembicaraan, atau jika Anda sering mengalami keheningan dalam pembicaraan karena Anda tidak tahu apa lagi yang harus dibicarakan, atau jika Anda sering berbicara hal-hal yang sebenarnya di luar konteks, teknik mengatasinya adalah sebagai berikut:
1. Carilah kesamaan dan persamaan. Setiap orang pasti memilikinya. Hampir semua orang pasti punya anak, pernah bersekolah, punya hobi, punya keluarga atau mungkin suka berolahraga. Bicaralah tentang semua itu. Hasilnya, Anda akan semakin akrab.
2. Bertanyalah dalam rangka belajar. Anda bisa mendalami pemahaman orang lain dengan bertanya. Sekaligus, ini adalah salah satu cara untuk menemukan kesamaan dan persamaan.
3. Hargai orang lain sebagai dirinya, jangan pekerjaannya. Artinya, Anda juga perlu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi orang lain. Mungkin, Anda adalah seorang eksekutif puncak. Akan tetapi jika ada kondangan, mungkin Anda harus tetap memakai batik atau baju koko.
Mendengar ternyata tidak mudah. Tidak mendengar, tidak belajar. Tidak mendengar dengan lebih baik, Anda tidak makin pintar.
Tuesday, March 01, 2005
Friday, February 25, 2005
serotonin
Serotonin adalah neurotransmiter (substansi yang menyampaikan informasi antarsel di otak) yang berhubungan dengan mood, emosi atau keinginan untuk ngemil.
tapi kita ga akan membicarakan tentang ngemil.
serotonin disini berfungsi menciptakan kegembiraan, kebahagiaan, tripping, gitting, fly, bad trip, jutek, dll dlsb, dsb, dsst, etc etc...
serotonin dapat di'paksa' untuk menstimuasi seseorang menjadi 'bahagia' (dengan tanda kutip) dengan narkoba dan psikotropika. yang dilakukan drugs adalah meminjamkan seremah surga dengan imbalan segumpal otak plus nafsu. sungguh ini adalah barter yang tidak seimbang. se-jomplang dengan bagaimana cara memperolehnya.
sesungguhnya serotonin dapat di'paksa' secara alami oleh tubuh dan tanpa ada resiko. yaitu dengan meditasi. fenomena saat ini dimana setiap orang semakin merasa tidak aman dengan kehidupannya dan mulai mencari cari hal-hal yang tidak masuk logika. maka bertebaranlah pelatihan pelatihan spritual berkedok agama, dinegeri muslim seperti Indonesia. fenomena ini semakin mengental.
sesungguhnya umat islam telah mempunyai 'yoga' yang di contohkan oleh nabi Muhammad SAW yaitu gerakan sholat.
lalu kanapa muslim menjadi malu dengan sholat dan lari ke yoga. karena mereka tidak mengetahui makna sesunguhnya adlam sholat.
"Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah." (Al-Baqoroh:138)
tapi kita ga akan membicarakan tentang ngemil.
serotonin disini berfungsi menciptakan kegembiraan, kebahagiaan, tripping, gitting, fly, bad trip, jutek, dll dlsb, dsb, dsst, etc etc...
serotonin dapat di'paksa' untuk menstimuasi seseorang menjadi 'bahagia' (dengan tanda kutip) dengan narkoba dan psikotropika. yang dilakukan drugs adalah meminjamkan seremah surga dengan imbalan segumpal otak plus nafsu. sungguh ini adalah barter yang tidak seimbang. se-jomplang dengan bagaimana cara memperolehnya.
sesungguhnya serotonin dapat di'paksa' secara alami oleh tubuh dan tanpa ada resiko. yaitu dengan meditasi. fenomena saat ini dimana setiap orang semakin merasa tidak aman dengan kehidupannya dan mulai mencari cari hal-hal yang tidak masuk logika. maka bertebaranlah pelatihan pelatihan spritual berkedok agama, dinegeri muslim seperti Indonesia. fenomena ini semakin mengental.
sesungguhnya umat islam telah mempunyai 'yoga' yang di contohkan oleh nabi Muhammad SAW yaitu gerakan sholat.
lalu kanapa muslim menjadi malu dengan sholat dan lari ke yoga. karena mereka tidak mengetahui makna sesunguhnya adlam sholat.
"Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah." (Al-Baqoroh:138)
Tuesday, February 22, 2005
firtah kita 1
'rectoveso (you know what is rectoveso?) rectoveso adalah 2 gambar yang saling melengkapi dua gambar yang terpisah jika kita melihatnya hanya dari satu sisi,
contoh sederhana dari rectoveso ada pada uang lembaran yang jika di terawang pada satu sisi akan muncul gambar seorang pahlawan begitu pula sisi lainnya.
kita selalu merasa kehilangan dengan sesuatu yang tidak hilang, selalu merasa 'kekurangan' padahal tidak kurang, seakan ada 'sesuatu' yang tidak ada disisi padahal utuh.
selalu merasa ada sesuatu diluar sana dan itulah jawaban yang dicari.seperti gambar rectoveso, kita selalu melihat diri hanya pada satu sisi.
----
adalah fitrah kita untuk selalu bertanya dan mencari sesuatu yang 'hilang' tsb. sejak Nabi Adam di usir dari SurgaNya hingga sekarang, kita selalu memendam kerinduan 'pulang kampung'. yaitu surgaNya.Alloh berfirman:"tidak KU ciptakan jin & manusia kecuali untuk beribadah kepada KU"Alloh Yang Maha Baik, telah memberikan jawabannya. yaitu beribadah.beribadah yang bagai mana?kadang kita langsung anti pati dengan kata IBADAH. (kesannya berat gitu loh...) :))setiap perbuatan adalah ibadah, kita makan itu ibadah, kita buang ludah itu ibadah, kita nyisir rambut juga ibadah, bahkan mencuripun ibadah.semua perbuatan/ ibadah di terima olehNya. baik yang baik dan yang buruk tak ada yang ditolakNya.kedua malaikat dikiri dan kanan kita selalu mencatat dan melaporkan kepada Nya.
---
'sesuatu' yang membuat kita merasa kehilangan adalah perasaan kita tentang kehilangan sesuatu yang harusnya kita dapatkan.
--
perbuatan/ibadah membuat kita merasakan 'sesuatu' itu -baik kehilangan (tidak tenang) dan kedamaian (bahagia).-tobe continued..
contoh sederhana dari rectoveso ada pada uang lembaran yang jika di terawang pada satu sisi akan muncul gambar seorang pahlawan begitu pula sisi lainnya.
kita selalu merasa kehilangan dengan sesuatu yang tidak hilang, selalu merasa 'kekurangan' padahal tidak kurang, seakan ada 'sesuatu' yang tidak ada disisi padahal utuh.
selalu merasa ada sesuatu diluar sana dan itulah jawaban yang dicari.seperti gambar rectoveso, kita selalu melihat diri hanya pada satu sisi.
----
adalah fitrah kita untuk selalu bertanya dan mencari sesuatu yang 'hilang' tsb. sejak Nabi Adam di usir dari SurgaNya hingga sekarang, kita selalu memendam kerinduan 'pulang kampung'. yaitu surgaNya.Alloh berfirman:"tidak KU ciptakan jin & manusia kecuali untuk beribadah kepada KU"Alloh Yang Maha Baik, telah memberikan jawabannya. yaitu beribadah.beribadah yang bagai mana?kadang kita langsung anti pati dengan kata IBADAH. (kesannya berat gitu loh...) :))setiap perbuatan adalah ibadah, kita makan itu ibadah, kita buang ludah itu ibadah, kita nyisir rambut juga ibadah, bahkan mencuripun ibadah.semua perbuatan/ ibadah di terima olehNya. baik yang baik dan yang buruk tak ada yang ditolakNya.kedua malaikat dikiri dan kanan kita selalu mencatat dan melaporkan kepada Nya.
---
'sesuatu' yang membuat kita merasa kehilangan adalah perasaan kita tentang kehilangan sesuatu yang harusnya kita dapatkan.
--
perbuatan/ibadah membuat kita merasakan 'sesuatu' itu -baik kehilangan (tidak tenang) dan kedamaian (bahagia).-tobe continued..
Thursday, December 09, 2004
Wednesday, May 19, 2004
Thursday, April 29, 2004
Monday, April 26, 2004
kepada bangsa kera yg dikutuk
disini
bukan
tempat kalian
PERGILAH!!!
kubangan lumpur neraka adalah tempat kalian
yang sebenarnya
PERGILAH!!!!
kenapa kalian masih berada ditanah kami?
tak sejengkal tanahpun adalah milik kalian
HARAM!!
untuk kalian
PERGILAH!!!
mati satu tumbuh seribu
tidak cukupkah?
disini
bukan
tempat
kalian
walaupun kalian merengek rengek
kepada mereka
perjuangan kami takkan pernah BERHENTI!!!
karena ini adalah TANAH KAMI!!!!
bukan
tempat kalian
PERGILAH!!!
kubangan lumpur neraka adalah tempat kalian
yang sebenarnya
PERGILAH!!!!
kenapa kalian masih berada ditanah kami?
tak sejengkal tanahpun adalah milik kalian
HARAM!!
untuk kalian
PERGILAH!!!
mati satu tumbuh seribu
tidak cukupkah?
disini
bukan
tempat
kalian
walaupun kalian merengek rengek
kepada mereka
perjuangan kami takkan pernah BERHENTI!!!
karena ini adalah TANAH KAMI!!!!
Sujud
Tersungkurku dalam sujud
Terhanyut pada dalamnya makna
tiap tetes air mata yang basahi
sajadah jiwa...
…
Terasa jauh sudah,
tangan-tangan suci yang pernah belai lembut kalbuku,
bisikan syahdu mahatulus yang pernah redupkan sgala ego
kikis semua khilafku
(bahkan) dekapNya pun tak mampu kurasa!
Kudapati jiwaku usang,
penat dengan sejuta sumpah serapah dunia
ketika kaki pun tak sanggup lagi berpijak pada yang hak
kurasakan tiap cc darah dalam tubuhku dirasuki “impian hidup”
…kita hanya tertidur, terbuai dalam
mimpi-mimpi indah
semua penglihatan adalah fatamorgana
saat Dia membangkitkan kita di suatu hari nanti
terlalu terlambat untuk menyadari
bahwa ini hanya ilusi!
Rabb, aku haus Rabb,
Bagai bocah kehausan, ‘kan ku cari terus embun hidayahMu
Aku buta, Rabb…
Jangan padamkan pelita kasihMu
Biarkan ku rasa hangatnya
Aku lumpuh, Rabb…
Tak mampu lagi ku beranjak dari laranganMu
…
pernah, aku tertidur dalam kepapaan
tapi Kau bangunkan aku untuk melihat
betapa kayanya aku akan kasihMu
tersungkurku dalam sujud
memaknai tiap azabMu yang mahapedih
tubuhku rapuh
kaki pun limbung,
sekali lagi, rengkuh jiwaku…Rabb…
april,17th
Terhanyut pada dalamnya makna
tiap tetes air mata yang basahi
sajadah jiwa...
…
Terasa jauh sudah,
tangan-tangan suci yang pernah belai lembut kalbuku,
bisikan syahdu mahatulus yang pernah redupkan sgala ego
kikis semua khilafku
(bahkan) dekapNya pun tak mampu kurasa!
Kudapati jiwaku usang,
penat dengan sejuta sumpah serapah dunia
ketika kaki pun tak sanggup lagi berpijak pada yang hak
kurasakan tiap cc darah dalam tubuhku dirasuki “impian hidup”
…kita hanya tertidur, terbuai dalam
mimpi-mimpi indah
semua penglihatan adalah fatamorgana
saat Dia membangkitkan kita di suatu hari nanti
terlalu terlambat untuk menyadari
bahwa ini hanya ilusi!
Rabb, aku haus Rabb,
Bagai bocah kehausan, ‘kan ku cari terus embun hidayahMu
Aku buta, Rabb…
Jangan padamkan pelita kasihMu
Biarkan ku rasa hangatnya
Aku lumpuh, Rabb…
Tak mampu lagi ku beranjak dari laranganMu
…
pernah, aku tertidur dalam kepapaan
tapi Kau bangunkan aku untuk melihat
betapa kayanya aku akan kasihMu
tersungkurku dalam sujud
memaknai tiap azabMu yang mahapedih
tubuhku rapuh
kaki pun limbung,
sekali lagi, rengkuh jiwaku…Rabb…
april,17th
Tuesday, April 13, 2004
Wednesday, April 07, 2004
plis deh
jangan!
jangan sekali kali menuhankan yang bukan Tuhan
plis deh
jangan!
sekali lagi jangan!
menuhankan yang bukan TUhan
itu syirik
dan tidak akan masuk sorga yang ada syirik dihatinya
plis deh jangan!
sudah cukup Fir'aun menjadi contoh nyata
tidak maukah kamu kamu masuk surga?
partai itu HANYA jalan
HANYA jalan untuk menuju yang kita mimpikan
HANYA jalan
HANYA jalan
mari
berjalan di jalan itu
tetapi jangan memberi sesaji pada jalan itu
mari
berjalan di jalan itu
bahu membahu agar mereka mau berjalan dijalan itu
tetapi jangan membuat mereka memandikan jalan itu tiap malam satu suro dengan kembang setanggi dan dupa
mari
berjalan dijalan itu
menuju yang kita impikan
bersama
ya..Alloh
jagalah hati ini
ya..Alloh
jagalah hati ini
ya..Alloh
jagalah hati ini
jagalah hati
jangan kau kotori
bersihkan hati
mari kita peduli
.....
untuk mereka yang merasa telah melakukan segala galanya untuk partai...plis rubah niatnya bahwa segalanya adalah untuk da'wah '
jangan sekali kali menuhankan yang bukan Tuhan
plis deh
jangan!
sekali lagi jangan!
menuhankan yang bukan TUhan
itu syirik
dan tidak akan masuk sorga yang ada syirik dihatinya
plis deh jangan!
sudah cukup Fir'aun menjadi contoh nyata
tidak maukah kamu kamu masuk surga?
partai itu HANYA jalan
HANYA jalan untuk menuju yang kita mimpikan
HANYA jalan
HANYA jalan
mari
berjalan di jalan itu
tetapi jangan memberi sesaji pada jalan itu
mari
berjalan di jalan itu
bahu membahu agar mereka mau berjalan dijalan itu
tetapi jangan membuat mereka memandikan jalan itu tiap malam satu suro dengan kembang setanggi dan dupa
mari
berjalan dijalan itu
menuju yang kita impikan
bersama
ya..Alloh
jagalah hati ini
ya..Alloh
jagalah hati ini
ya..Alloh
jagalah hati ini
jagalah hati
jangan kau kotori
bersihkan hati
mari kita peduli
.....
untuk mereka yang merasa telah melakukan segala galanya untuk partai...plis rubah niatnya bahwa segalanya adalah untuk da'wah '
Try
Try oh Try....
I'm flying above, I've lost all control
What am I gonna do now?
..Goodbye sugar sweetness, love so deep
I've read your bedtime story, kissed my dreams
dreams speak to me, between the line and the darkness
hush...I'll try...to say...
me, myself..yeah..I'm and my own..
tears at night, could you hug me??
my heart says "try to be sure right from the start"
my head says"but what if your world is falls apart?"
my eyes say"hush now honey.....try to run with your dreams....."
Udahan ah, I look so empty
fahra,
I'm flying above, I've lost all control
What am I gonna do now?
..Goodbye sugar sweetness, love so deep
I've read your bedtime story, kissed my dreams
dreams speak to me, between the line and the darkness
hush...I'll try...to say...
me, myself..yeah..I'm and my own..
tears at night, could you hug me??
my heart says "try to be sure right from the start"
my head says"but what if your world is falls apart?"
my eyes say"hush now honey.....try to run with your dreams....."
Udahan ah, I look so empty
fahra,
tentang rindu
rindu tak mesti dimaknai,
biarlah ia mengalir apa adanya
rindu tak mesti dimengerti
sebab ia datang dan pergi
tak pernah menyapa..
rindu...
ketika ia mulai menjelma dijiwa...
cukupkah dengan kata-kata?
sekadar ingin berucap,
aku ingin memahamimu....
rindu.
biarlah ia mengalir apa adanya
rindu tak mesti dimengerti
sebab ia datang dan pergi
tak pernah menyapa..
rindu...
ketika ia mulai menjelma dijiwa...
cukupkah dengan kata-kata?
sekadar ingin berucap,
aku ingin memahamimu....
rindu.
Thursday, April 01, 2004
salam
salam
dari jakarta undercover
di naungan bintang
remang di e'mpe'r toko
salam dari balik koran
diatas kardus
dibalik selimut katun berbahan debu
salam dari e'mpe'r toko
ditatapan wajah sedikit indah
dipoles gincu dan parfum murahan
salam dari emper toko
lelah kecre'kan serak dan bentakkan preman
salam dari gerobag es dawet 'sariayu' gambar semar
salam dari tampah sayur matang teriak 'pecel peceeel'
salam dari bakul botol bening isi rempah cair
salam dari opre'k bong kotak rokok
salam dari dokter dokter amatir yang hanya tau satu obat
salam
salam cinta dari kami
untuk anda semua
saudaraku
dari jakarta undercover
di naungan bintang
remang di e'mpe'r toko
salam dari balik koran
diatas kardus
dibalik selimut katun berbahan debu
salam dari e'mpe'r toko
ditatapan wajah sedikit indah
dipoles gincu dan parfum murahan
salam dari emper toko
lelah kecre'kan serak dan bentakkan preman
salam dari gerobag es dawet 'sariayu' gambar semar
salam dari tampah sayur matang teriak 'pecel peceeel'
salam dari bakul botol bening isi rempah cair
salam dari opre'k bong kotak rokok
salam dari dokter dokter amatir yang hanya tau satu obat
salam
salam cinta dari kami
untuk anda semua
saudaraku
Monday, March 29, 2004
suaramu
sangat menentukan
bayangkan...
jika satu trilyun rupiah
tanpa satu rupiah
jadi
sembilan ratus sembilan puluh sembilan milyar
sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta
sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu
sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah
tidak jadi satu milyar kan?
bayangkan...
jika satu trilyun rupiah
tanpa satu rupiah
jadi
sembilan ratus sembilan puluh sembilan milyar
sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta
sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu
sembilan ratus sembilan puluh sembilan rupiah
tidak jadi satu milyar kan?
Tuesday, March 23, 2004
jam ku hilang
ditelan waktu
ditelan oleh kemalasan ku
ditelan oleh keenggananku
ditelan oleh waktu
aku
sudah
tua
rupanya
ditelan oleh kemalasan ku
ditelan oleh keenggananku
ditelan oleh waktu
aku
sudah
tua
rupanya
Monday, March 08, 2004
i\'m in love
tapi bukan sama kamu!
i'm in love
beneran!!?
tapi bukan sama kamu!
i'm in love
tapi bukan sama kamu Rahmania!
i'm in love
he he he he
PKS i'm in love
tunggu aku pada saatnya
nanti.
Insya Alloh
i'm in love
beneran!!?
tapi bukan sama kamu!
i'm in love
tapi bukan sama kamu Rahmania!
i'm in love
he he he he
PKS i'm in love
tunggu aku pada saatnya
nanti.
Insya Alloh
Friday, March 05, 2004
maaaf
adalah virus merah jambu inginkukubur dalam dalam
kenapa datang lagi?
syetan durjana membiisiki ramalan atas kelakuan
kenapa datang lagi?
maafkan aku ya..ukhti
karena mengotori mu dengan anganku
maafkan aku
DOAKU PADAMU
Dengan nama Allah yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Ya Allah
Seandainya tlh engkau catatkan
Dia milikku tercipta buatku
Satukanlah hatinya dgn hatiku
Titipkanlah kebahagian antara kami
Agar kemesraan itu abadi
Ya Allah
Ya Tuhanku yg Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yg sejahtera dan abadi
Maka jodohkanlah kami
Tetapi Ya Allah
Seandainya tlh Engkau takdirkan
Dia bukan milikku
Bawalah dia jauh dari pandanganku
Luputkanlah dia dari ingatanku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Ya Allah Ya Tuhanku yg Maha Mengerti
Berikanlah aku kekuatan
Menolak bayangan jauh ke dada langit
Hilang bersama senja yg merah
Agarku senantiasa tenang
Walaupun tanpa bersama dgnnya
Ya Allah yg tercinta
Pasrahkanlah aku dgn takdirMu
Sesungguhnya apa yg tlh Engkau takdirkan
Adalah yg terbaik untukku
Sesungguhnya Engaku Maha Mengetahui
Segala yg terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah
Cukuplah Engkau saja yg menjadi pemeliharaku
Di dunia dan akhirat
Dengarkan rintihan hambaMu yg dhaif ini
Janganlah Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
Menjurus aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurnikanlah aku
Seorang pasangan yg beriman
Agar aku dan dia sama-sama dapat
Membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yg Engkau ridoi
Dan kurniakanlah padaku keturunan yg soleh dan solehah
Ya Allah
Berikanlah kami kebahgaian di dunia dan di akhirat
Dan peliharalah kami dr azab api neraka
Amin Ya Rabbal 'alamin
kenapa datang lagi?
syetan durjana membiisiki ramalan atas kelakuan
kenapa datang lagi?
maafkan aku ya..ukhti
karena mengotori mu dengan anganku
maafkan aku
DOAKU PADAMU
Dengan nama Allah yg Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Ya Allah
Seandainya tlh engkau catatkan
Dia milikku tercipta buatku
Satukanlah hatinya dgn hatiku
Titipkanlah kebahagian antara kami
Agar kemesraan itu abadi
Ya Allah
Ya Tuhanku yg Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yg sejahtera dan abadi
Maka jodohkanlah kami
Tetapi Ya Allah
Seandainya tlh Engkau takdirkan
Dia bukan milikku
Bawalah dia jauh dari pandanganku
Luputkanlah dia dari ingatanku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Ya Allah Ya Tuhanku yg Maha Mengerti
Berikanlah aku kekuatan
Menolak bayangan jauh ke dada langit
Hilang bersama senja yg merah
Agarku senantiasa tenang
Walaupun tanpa bersama dgnnya
Ya Allah yg tercinta
Pasrahkanlah aku dgn takdirMu
Sesungguhnya apa yg tlh Engkau takdirkan
Adalah yg terbaik untukku
Sesungguhnya Engaku Maha Mengetahui
Segala yg terbaik buat hambaMu ini
Ya Allah
Cukuplah Engkau saja yg menjadi pemeliharaku
Di dunia dan akhirat
Dengarkan rintihan hambaMu yg dhaif ini
Janganlah Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
Menjurus aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurnikanlah aku
Seorang pasangan yg beriman
Agar aku dan dia sama-sama dapat
Membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yg Engkau ridoi
Dan kurniakanlah padaku keturunan yg soleh dan solehah
Ya Allah
Berikanlah kami kebahgaian di dunia dan di akhirat
Dan peliharalah kami dr azab api neraka
Amin Ya Rabbal 'alamin
Thursday, March 04, 2004
kan datang penghuni surga!!
siapa?
siapa?
siapa?
kamu?
saya?
kita?
kalian?
mereka?
aku?
dia?
kami?
siapa?
siapa?
siapa?
Allohualam
siapa?
siapa?
kamu?
saya?
kita?
kalian?
mereka?
aku?
dia?
kami?
siapa?
siapa?
siapa?
Allohualam
Tuesday, March 02, 2004
"Crash And Burn"
SAVAGE GARDEN
When you feel all alone
And the world has turned its back on you
Give me a moment please to tame your wild wild heart
I know you feel like the walls are closing in on you
It's hard to find relief and people can be so cold
When darkness is upon your door and you feel like you can't take anymore
Let me be the one you call
If you jump I'll break your fall
Lift you up and fly away with you into the night
If you need to fall apart
I can mend a broken heart
If you need to crash then crash and burn
You're not alone
When you feel all alone
And a loyal friend is hard to find
You're caught in a one way street
With the monsters in your head
When hopes and dreams are far away and
You feel like you can't face the day
Let me be the one you call
If you jump I'll break your fall
Lift you up and fly away with you into the night
If you need to fall apart
I can mend a broken heart
If you need to crash then crash and burn
You're not alone
And there has always been heartache and pain
And when it's over you'll breathe again
You'll breath again
When you feel all alone
And the world has turned its back on you
Give me a moment please
To tame your wild wild heart
Let me be the one you call
If you jump I'll break your fall
Lift you up and fly away with you into the night
If you need to fall apart
I can mend a broken heart
If you need to crash then crash and burn
You're not alone
When you feel all alone
And the world has turned its back on you
Give me a moment please to tame your wild wild heart
I know you feel like the walls are closing in on you
It's hard to find relief and people can be so cold
When darkness is upon your door and you feel like you can't take anymore
Let me be the one you call
If you jump I'll break your fall
Lift you up and fly away with you into the night
If you need to fall apart
I can mend a broken heart
If you need to crash then crash and burn
You're not alone
When you feel all alone
And a loyal friend is hard to find
You're caught in a one way street
With the monsters in your head
When hopes and dreams are far away and
You feel like you can't face the day
Let me be the one you call
If you jump I'll break your fall
Lift you up and fly away with you into the night
If you need to fall apart
I can mend a broken heart
If you need to crash then crash and burn
You're not alone
And there has always been heartache and pain
And when it's over you'll breathe again
You'll breath again
When you feel all alone
And the world has turned its back on you
Give me a moment please
To tame your wild wild heart
Let me be the one you call
If you jump I'll break your fall
Lift you up and fly away with you into the night
If you need to fall apart
I can mend a broken heart
If you need to crash then crash and burn
You're not alone
Friday, February 20, 2004
kartu nama berlabelkan namaku
warnanya biru ke putih putihan
dengan alamat lengkap plus nomor hp dan telepon rumah
dengan alamat lengkap plus nomor hp dan telepon rumah
ada pening
ada pening dikepalaku
merayap dari sebelah kanan
kekiri
ada pening
sekarang ia berjalan dari depan ke otak belakangku
dikepalaku
dia menancapkan giginya
SAKI...ittt
ada pening dikepalu
sakkkkiiiiittttt sekali
merayap dari sebelah kanan
kekiri
ada pening
sekarang ia berjalan dari depan ke otak belakangku
dikepalaku
dia menancapkan giginya
SAKI...ittt
ada pening dikepalu
sakkkkiiiiittttt sekali
Thursday, February 19, 2004
jam
waktu membeku
detik tak gerak
menit tak tampak
gerak tak ada
mati
.
.
.
harus
.
.
.
musti
.
.
.
kudu
beli batre' baru
detik tak gerak
menit tak tampak
gerak tak ada
mati
.
.
.
harus
.
.
.
musti
.
.
.
kudu
beli batre' baru
Sepucuk Surat dari Sahabat Dakwah FSLDK (We Miss U)
Publikasi: 19/02/2004 09:42 WIB
- Hujan semakin deras mengguyur Depok. Jaket hijauku kurapatkan ke tubuh. Masjid Ukhuwwah UI cukup sepi, hanya beberapa orang ikhwan terlihat asyik menekuri mushaf Al-Quran di lantai bawah. Aku tidak mungkin balik ke Surabaya hari ini, karena besok masih ada bahan proposal yang harus aku cari di perpustakaan. Alhamdulillah, ada adik ikhwan teman seperjuangan FSLDKN XII yang akan menjemput.
Sekedar mengusir sepi, kuayun langkah ke arah mading. ‘Info FSLDK’, tulisan itu segera menyita perhatianku. FSLDK kembali mengadakan aksi serentak penolakan terhadap pelarangan jilbab di sekolah negeri oleh pemerintah Perancis. Targetnya Kedubes Perancis untuk Indonesia ‘di-PHK’. Wonderfull! Ghirahku menggelora. Aku ingat semua kenangan setahun lalu, suka duka FSLDKN XII.
“Afwan Mas, ana telat”. Suara seorang ikhwan mengagetkanku. Beriringan kami menuju mobil di depan gerbang mesjid. Di sepanjang jalan, Ahmad dengan sedih bercerita tentang kondisi tim FSLDK sekarang yang kurang semangat, kurang solid dan sederet kondisi lainnya. “Untuk mengkoordinir aksi jilbab Perancis itu saja sulit”, katanya.
Rona sedih mulai membayang di wajahku. Teringat betapa ikhwah-ikhwah sebelumnya yang penuh ghirah mengemban amanah ini. Aku ingat, waktu itu juga kami sempat mengalami ‘kelemahan ghirah’, sampai seorang ukhti mempersembahkan sebuah rangkaian kata mutiara yang tersusun indah, sebuah taushiyah. Seorang ukhti yang selalu mengusung amanah dakwah dengan penuh ghiroh jihad, walaupun kanker tengah menggerogoti tubuhnya. Semoga Allah merahmatimu di FirdausNya, ukhti fillah!
Untuk antum yang sedang mengemban amanah di Lembaga Dakwah Kampus –bersama Forum Silaturrahminya- serta antum yang mengemban amanah di wajihah mana pun, kubuka kembali copy surat taushiyah yang masih kusimpan indah sampai hari ini. Semoga untaian hikmahnya menyalakan kembali ghiroh juang kita, di wajihah mana pun kita.
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Subhanallah, nahmaduhu wa nastaghfiruhu, Ash-sholatu wassalamu ‘ala rasuluhu, Muhammad SAW.
Ana awali tulisan ini dengan merangkai basmalah dan istighfar, semoga Allah menjaga untaian kata ini dari berbagai fitnah, dan menjadikannya semata untuk perbaikan dakwah. Sebab, pada Allah lah semuanya bermuara. Nur-Nya lah yang akan mampu menunjuki kita pada perbaikan kualitas dalam mengemban amanah mewarisi misi para Nabi ini, Insya Allah.
Bersama bait-bait nada ‘La Tas-aluni’ dari klub nasyid Tarbiyah, ana menekan tuts-tuts keyboard, mengajak kita semua merenungi kembali dan bertanya kembali tentang kehidupan kita ini. “La tas-aluni ‘an hayati, fahia asrorul hayat …” (Jangan kalian tanya tentang hidupku. Ia adalah kehidupan yang penuh misteri... )
Kesempurnaan adalah sebuah hal yang mustahil kita raih, dalam kapasitas apa pun. Namun, cukup lah ke-Maha Sempurna-an Allah menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas amal kita. Karena, kita bergantung kepada zat yang Maha Sempurna, akan kah kita ‘merasa nyaman’ dengan berbagai kekerdilan diri kita tanpa upaya perbaikan yang kontinyu?
Ikhwah,
FSLDK adalah sebuah amanah besar yang ada di pundak kita saat ini, dan di sekeliling kita, begitu banyak ikhwah yang setia menanti karya-karya besar kita untuk akselarasi dan sinergisasi gerak dakwah lewat wajihah Lembaga Dakwah Kampus ini. Perjalanan amanah ini menuntut profesionalisme kerja dari kita semua. Amanah yang nantinya akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Ikhwah,
Adalah layak untuk kita mengevaluasi perjalanan amanah kita sampai hari ini. Sudah optimalkah kita menjalankan amanah kita? Puluhan juta, bahkan ratusan juta dana yang kita habiskan tiap dwitahunan dalam washilah FSLDK, adakah itu sebanding dengan manfaat yang kita peroleh dalam penataan LDK se-Indonesia? Mari membuat daftar pertanyaan sebanyaknya!
Ikhwah,
Kalau jawabnya kita belum optimal, apa penyebabnya? Apakah pemahaman kita tentang washilah ini yang kurang, kemampuan kita kah yang terbatas, atau –naudzu billah- ruh dakwah kita kah yang mulai hambar? Kalau jawabnya tidak sebanding, apa yang harus kita lakukan? Manajemen kita kah yang harus diperbaiki, atau memang washilah ini kurang tepat guna?
Mari cari jawaban dari tiap pertanyaan itu!
Ikhwah,
Ana –dan ana yakin antum juga- punya sebuah ‘mimpi indah’. Mimpi yang membuat ana sedih, ketika di pagi hari ana dihadapkan pada kenyataan bahwa ana harus membuka jendela kamar. Kesedihan yang kemudian ana sadari semestinya menjadi bahan bakar ruh jihad dan nafas harokah islamiyyah. Antum tau, ketika itu aroma yang tertangkap oleh indera pembau adalah aroma kering … aroma kelelahan zaman menanti hadirnya sosok-sosok mujahid dakwah yang mengusung SEMANGAT BARU, menapaki jejak-jejak pemuda Ash-Habul Kahfi mencari ridho Ilahi.
‘Kegelisan zaman itu seakan berbisik lewat angin yang berhembus perlahan, bersama mentari yang mengintip malu di balik awan. Dia bergumam: kapan kah gerangan para warotsatul anbiya’ itu berteriak lantang untuk menebar semerbak harum syariat Islam di bumi ini?
SEMANGAT BARU JEJAK PEMUDA ASH-HABUL KAHFI MENCARI RIDHO ILAHI …………………….
Mimpi itu ikhwah, ana yakin bukan lah cerita negeri dongeng, atau lakon kartun yang utopi. Mimpi itu hanyalah sebuah harapan sederhana, yang berkisah tentang dakwah yang semerbak, bak bunga-bunga mekar di taman firdaus.
Bayangkan ……………..
Suatu hari antum terbangun di sepertiga akhir malam, sekitar jam 3 WIB. Setelah memanjatkan doa, antum bangkit dan beranjak ke kamar mandi. Air wudhu mengaliri anggota tubuhnya meninggalkan kesejukan yang lembut. Lalu pakaian sholat yang harum mulai antum rapikan di tubuh yang ringkih ini. Sesaat sebelum lafaz niat qiyamullail antum lantunkan, indera pendengar antum menangkap sayup-sayup suara tangis yang syahdu menyayat hati. Subhanallah, suara itu milik tetangga sebelah kanan rumah yang sedang qiyamul lail juga. Bukan suara tangis menahan malu karena aib yang tercoreng akibat pergaulan anak gadisnya, bukan pula korupsi yang dilakukan sang ayah atau sejenisnya. Antum pun tertegun sesaat, sembari menggeser posisi sajadah yang mulai ‘kumal’ di ujungnya, pertanda sering dipakai sujud.
Tarikan nafas perlahan berusaha menghadirkan segenap molekul tubuh, dalam ‘perjalanan cinta’ yang akan antum lakukan, menemui zat yang antum akui sebagai Ilah, zat yang padaNya, semua harap dan cinta bermuara. “Yaa ayyuhal-ladziina aamanuu, hal adullukum ‘alaa tijaarotin tunjiikum min ‘adzabin aliim? Tu’minuuna billaahi wa rosuulihii wa tujaahiduuna fi sabiilillah …” lamat-lamat lantunan kalam ilahi itu kembali menyita perhatian antum. Suara itu mengalun syahdu diiringi sesekali isak tangis, seirama dengan tiap kata yang terucap. Pemiliknya tak lain adalah pemuda tetangga sebelah kiri rumah antum.
Perniagaan yang menguntungkan … Rabb … indah nian ni’matMu pada kami yang hina ini. Takbiratul ihram pun antum lantunkan penuh kasyahdua., Kesyahduan yang membawa rindu membuncah, bertemu dengan Rabb sekalian alam.
Suara adzan di masjid mengakhiri untaian do’a panjang antum. Sebuah doa yang berisi pengaduan akan begitu banyak kelemahan dan kesalahan diri, dalam mengemban amanah menjadi khalifah Allah di bumi, amanah yang sebelumnya ditolak oleh seluruh langit dan bumi. Do’a itu berharap pula akan pertolongan Allah untuk para mujahidun di berbagai belahan bumi. Mereka … para pahlawan sejati yang telah menukar Ridha Allah dengan harta, tenaga, dan jiwa mereka.
Mereka … para petarung yang tak pernah surut walau selangkah, dan tak pernah henti walau sejenak. Mereka yang dengan lantang selalu meneriakkan: ALLAHU AKBAR!!! Dalam tiap ritme perjuangannya.
Hampir saja antum tidak mendapat tempat dalam barisan jamaah shalat shubuh, karena antum tiba terlambat, tepat saat muadzzin membaca iqomat. Seluruh jamaah berdiri dalam shaf yang rapi. Pakaian rapi melengkapi wajah-wajah teduh yang selalu terbasuh air wudhu itu. Allah … serasa shalat bersama jamaah para shahabat, degan Rasulullah SAW menjadi sang imam. Kerinduan akan jannhNya semakin membuncah.
Jam menunjukkan pukul tujuh ketika antum membaca doa keluar rumah, dan mengawali langkah dengan kaki kanan. Antum akan menuju kampus hari ini. Di halte, bus kampus berhenti ‘menjemput’ antum. Dengan riang antum menyapa pak sopir lewat salam : “assalamu’alaikum pak, shobahal khoir …”. Tentu antum tak perlu berkelit kesana kemari menghindari bersentuhan dengan non-mahrom, karena bus hanya terisi kaum sejenis dengan antum; Tak Ada Ikhtilath!
Sampai di kampus, antum menikmati kuliah dengan tenang, tanpa harus khawatir akan terkena zina mata, zina hati de-el-el, karena semuanya berjalan dalam sebuah sistem qurani. Setiap bahasan akan mampu meningkatkan ruhiyah antum. Satu lagi … semua fasilitas dapat antum nikmati GRATIS!, karena zakat, infak dan shadaqah kaum muslimin lebih dari cukup untuk membiayai semuanya. SUBHANALLAH ….!!!
Innamal Mu’minuuna ikhwah … Hari itu antum lalui dengan aktivitas yang membangun ‘kesalihan pribadi dan ummat’. Antum saksikan pula bagaimana Allah memenangkan hambaNya lewat ukhuuwwah yang terangkai indah. ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL ‘ALAMIN.
Sekarang … buka lah mata antum, lihat lah kembali realita! Ternyata, kita belum dalam dunia indah tadi! Kita masih di sini! Di Sumatera, di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua … yang masih menanti perjuangan para mujahid. Kita masih berjuang di sini! Di FKI Rabbani, Salam, JN UKMI, JMMI, Pusdima, Sentra Kerohanian Islam, UKM Birohmah, dan lainnya. Berjuang lewat wajihah LDK tuk sebuah tujuan mulia: TEGAKNYA IZZAH ISLAM WAL MUSLIMUN!
Dan … perjalanan perjuangan itu ikhwah. Masih jauh … hampir tak bertemu ujung. Penuh aral nan melintang, penuh onak dan duri. Karena Langkah ini adalah langkah-langkah abadi,
Menapak tegak laju tanpa henti. Tak pernah rasa rugi menapak jalan ini, Syurga Allah menanti
Sekali lagi ikhwah, kita masih di sini! Di jalan dakwah ini! Kita di sini untuk berjuang! Setia mengusung cita: HIDUP MULIA ATAU SYAHID MENGGAPAI SYURGA!
Karena itu ikhwah … Mari berkarya, dengan yang terbaik yang kita punya tentunya. Jangan pernah malas dan jemu berkorban untuk perniagaan ini! Berjuanglah ikhwah! Dan teruslah berjuang! Sampai Allah, RasulNya dan orang-orang mukmin menjadi saksi akan perjuangan itu. AllahuAkbar!!!
syahidah01@plasa.com
- Hujan semakin deras mengguyur Depok. Jaket hijauku kurapatkan ke tubuh. Masjid Ukhuwwah UI cukup sepi, hanya beberapa orang ikhwan terlihat asyik menekuri mushaf Al-Quran di lantai bawah. Aku tidak mungkin balik ke Surabaya hari ini, karena besok masih ada bahan proposal yang harus aku cari di perpustakaan. Alhamdulillah, ada adik ikhwan teman seperjuangan FSLDKN XII yang akan menjemput.
Sekedar mengusir sepi, kuayun langkah ke arah mading. ‘Info FSLDK’, tulisan itu segera menyita perhatianku. FSLDK kembali mengadakan aksi serentak penolakan terhadap pelarangan jilbab di sekolah negeri oleh pemerintah Perancis. Targetnya Kedubes Perancis untuk Indonesia ‘di-PHK’. Wonderfull! Ghirahku menggelora. Aku ingat semua kenangan setahun lalu, suka duka FSLDKN XII.
“Afwan Mas, ana telat”. Suara seorang ikhwan mengagetkanku. Beriringan kami menuju mobil di depan gerbang mesjid. Di sepanjang jalan, Ahmad dengan sedih bercerita tentang kondisi tim FSLDK sekarang yang kurang semangat, kurang solid dan sederet kondisi lainnya. “Untuk mengkoordinir aksi jilbab Perancis itu saja sulit”, katanya.
Rona sedih mulai membayang di wajahku. Teringat betapa ikhwah-ikhwah sebelumnya yang penuh ghirah mengemban amanah ini. Aku ingat, waktu itu juga kami sempat mengalami ‘kelemahan ghirah’, sampai seorang ukhti mempersembahkan sebuah rangkaian kata mutiara yang tersusun indah, sebuah taushiyah. Seorang ukhti yang selalu mengusung amanah dakwah dengan penuh ghiroh jihad, walaupun kanker tengah menggerogoti tubuhnya. Semoga Allah merahmatimu di FirdausNya, ukhti fillah!
Untuk antum yang sedang mengemban amanah di Lembaga Dakwah Kampus –bersama Forum Silaturrahminya- serta antum yang mengemban amanah di wajihah mana pun, kubuka kembali copy surat taushiyah yang masih kusimpan indah sampai hari ini. Semoga untaian hikmahnya menyalakan kembali ghiroh juang kita, di wajihah mana pun kita.
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh
Subhanallah, nahmaduhu wa nastaghfiruhu, Ash-sholatu wassalamu ‘ala rasuluhu, Muhammad SAW.
Ana awali tulisan ini dengan merangkai basmalah dan istighfar, semoga Allah menjaga untaian kata ini dari berbagai fitnah, dan menjadikannya semata untuk perbaikan dakwah. Sebab, pada Allah lah semuanya bermuara. Nur-Nya lah yang akan mampu menunjuki kita pada perbaikan kualitas dalam mengemban amanah mewarisi misi para Nabi ini, Insya Allah.
Bersama bait-bait nada ‘La Tas-aluni’ dari klub nasyid Tarbiyah, ana menekan tuts-tuts keyboard, mengajak kita semua merenungi kembali dan bertanya kembali tentang kehidupan kita ini. “La tas-aluni ‘an hayati, fahia asrorul hayat …” (Jangan kalian tanya tentang hidupku. Ia adalah kehidupan yang penuh misteri... )
Kesempurnaan adalah sebuah hal yang mustahil kita raih, dalam kapasitas apa pun. Namun, cukup lah ke-Maha Sempurna-an Allah menjadi motivasi bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas amal kita. Karena, kita bergantung kepada zat yang Maha Sempurna, akan kah kita ‘merasa nyaman’ dengan berbagai kekerdilan diri kita tanpa upaya perbaikan yang kontinyu?
Ikhwah,
FSLDK adalah sebuah amanah besar yang ada di pundak kita saat ini, dan di sekeliling kita, begitu banyak ikhwah yang setia menanti karya-karya besar kita untuk akselarasi dan sinergisasi gerak dakwah lewat wajihah Lembaga Dakwah Kampus ini. Perjalanan amanah ini menuntut profesionalisme kerja dari kita semua. Amanah yang nantinya akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah.
Ikhwah,
Adalah layak untuk kita mengevaluasi perjalanan amanah kita sampai hari ini. Sudah optimalkah kita menjalankan amanah kita? Puluhan juta, bahkan ratusan juta dana yang kita habiskan tiap dwitahunan dalam washilah FSLDK, adakah itu sebanding dengan manfaat yang kita peroleh dalam penataan LDK se-Indonesia? Mari membuat daftar pertanyaan sebanyaknya!
Ikhwah,
Kalau jawabnya kita belum optimal, apa penyebabnya? Apakah pemahaman kita tentang washilah ini yang kurang, kemampuan kita kah yang terbatas, atau –naudzu billah- ruh dakwah kita kah yang mulai hambar? Kalau jawabnya tidak sebanding, apa yang harus kita lakukan? Manajemen kita kah yang harus diperbaiki, atau memang washilah ini kurang tepat guna?
Mari cari jawaban dari tiap pertanyaan itu!
Ikhwah,
Ana –dan ana yakin antum juga- punya sebuah ‘mimpi indah’. Mimpi yang membuat ana sedih, ketika di pagi hari ana dihadapkan pada kenyataan bahwa ana harus membuka jendela kamar. Kesedihan yang kemudian ana sadari semestinya menjadi bahan bakar ruh jihad dan nafas harokah islamiyyah. Antum tau, ketika itu aroma yang tertangkap oleh indera pembau adalah aroma kering … aroma kelelahan zaman menanti hadirnya sosok-sosok mujahid dakwah yang mengusung SEMANGAT BARU, menapaki jejak-jejak pemuda Ash-Habul Kahfi mencari ridho Ilahi.
‘Kegelisan zaman itu seakan berbisik lewat angin yang berhembus perlahan, bersama mentari yang mengintip malu di balik awan. Dia bergumam: kapan kah gerangan para warotsatul anbiya’ itu berteriak lantang untuk menebar semerbak harum syariat Islam di bumi ini?
SEMANGAT BARU JEJAK PEMUDA ASH-HABUL KAHFI MENCARI RIDHO ILAHI …………………….
Mimpi itu ikhwah, ana yakin bukan lah cerita negeri dongeng, atau lakon kartun yang utopi. Mimpi itu hanyalah sebuah harapan sederhana, yang berkisah tentang dakwah yang semerbak, bak bunga-bunga mekar di taman firdaus.
Bayangkan ……………..
Suatu hari antum terbangun di sepertiga akhir malam, sekitar jam 3 WIB. Setelah memanjatkan doa, antum bangkit dan beranjak ke kamar mandi. Air wudhu mengaliri anggota tubuhnya meninggalkan kesejukan yang lembut. Lalu pakaian sholat yang harum mulai antum rapikan di tubuh yang ringkih ini. Sesaat sebelum lafaz niat qiyamullail antum lantunkan, indera pendengar antum menangkap sayup-sayup suara tangis yang syahdu menyayat hati. Subhanallah, suara itu milik tetangga sebelah kanan rumah yang sedang qiyamul lail juga. Bukan suara tangis menahan malu karena aib yang tercoreng akibat pergaulan anak gadisnya, bukan pula korupsi yang dilakukan sang ayah atau sejenisnya. Antum pun tertegun sesaat, sembari menggeser posisi sajadah yang mulai ‘kumal’ di ujungnya, pertanda sering dipakai sujud.
Tarikan nafas perlahan berusaha menghadirkan segenap molekul tubuh, dalam ‘perjalanan cinta’ yang akan antum lakukan, menemui zat yang antum akui sebagai Ilah, zat yang padaNya, semua harap dan cinta bermuara. “Yaa ayyuhal-ladziina aamanuu, hal adullukum ‘alaa tijaarotin tunjiikum min ‘adzabin aliim? Tu’minuuna billaahi wa rosuulihii wa tujaahiduuna fi sabiilillah …” lamat-lamat lantunan kalam ilahi itu kembali menyita perhatian antum. Suara itu mengalun syahdu diiringi sesekali isak tangis, seirama dengan tiap kata yang terucap. Pemiliknya tak lain adalah pemuda tetangga sebelah kiri rumah antum.
Perniagaan yang menguntungkan … Rabb … indah nian ni’matMu pada kami yang hina ini. Takbiratul ihram pun antum lantunkan penuh kasyahdua., Kesyahduan yang membawa rindu membuncah, bertemu dengan Rabb sekalian alam.
Suara adzan di masjid mengakhiri untaian do’a panjang antum. Sebuah doa yang berisi pengaduan akan begitu banyak kelemahan dan kesalahan diri, dalam mengemban amanah menjadi khalifah Allah di bumi, amanah yang sebelumnya ditolak oleh seluruh langit dan bumi. Do’a itu berharap pula akan pertolongan Allah untuk para mujahidun di berbagai belahan bumi. Mereka … para pahlawan sejati yang telah menukar Ridha Allah dengan harta, tenaga, dan jiwa mereka.
Mereka … para petarung yang tak pernah surut walau selangkah, dan tak pernah henti walau sejenak. Mereka yang dengan lantang selalu meneriakkan: ALLAHU AKBAR!!! Dalam tiap ritme perjuangannya.
Hampir saja antum tidak mendapat tempat dalam barisan jamaah shalat shubuh, karena antum tiba terlambat, tepat saat muadzzin membaca iqomat. Seluruh jamaah berdiri dalam shaf yang rapi. Pakaian rapi melengkapi wajah-wajah teduh yang selalu terbasuh air wudhu itu. Allah … serasa shalat bersama jamaah para shahabat, degan Rasulullah SAW menjadi sang imam. Kerinduan akan jannhNya semakin membuncah.
Jam menunjukkan pukul tujuh ketika antum membaca doa keluar rumah, dan mengawali langkah dengan kaki kanan. Antum akan menuju kampus hari ini. Di halte, bus kampus berhenti ‘menjemput’ antum. Dengan riang antum menyapa pak sopir lewat salam : “assalamu’alaikum pak, shobahal khoir …”. Tentu antum tak perlu berkelit kesana kemari menghindari bersentuhan dengan non-mahrom, karena bus hanya terisi kaum sejenis dengan antum; Tak Ada Ikhtilath!
Sampai di kampus, antum menikmati kuliah dengan tenang, tanpa harus khawatir akan terkena zina mata, zina hati de-el-el, karena semuanya berjalan dalam sebuah sistem qurani. Setiap bahasan akan mampu meningkatkan ruhiyah antum. Satu lagi … semua fasilitas dapat antum nikmati GRATIS!, karena zakat, infak dan shadaqah kaum muslimin lebih dari cukup untuk membiayai semuanya. SUBHANALLAH ….!!!
Innamal Mu’minuuna ikhwah … Hari itu antum lalui dengan aktivitas yang membangun ‘kesalihan pribadi dan ummat’. Antum saksikan pula bagaimana Allah memenangkan hambaNya lewat ukhuuwwah yang terangkai indah. ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL ‘ALAMIN.
Sekarang … buka lah mata antum, lihat lah kembali realita! Ternyata, kita belum dalam dunia indah tadi! Kita masih di sini! Di Sumatera, di Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Papua … yang masih menanti perjuangan para mujahid. Kita masih berjuang di sini! Di FKI Rabbani, Salam, JN UKMI, JMMI, Pusdima, Sentra Kerohanian Islam, UKM Birohmah, dan lainnya. Berjuang lewat wajihah LDK tuk sebuah tujuan mulia: TEGAKNYA IZZAH ISLAM WAL MUSLIMUN!
Dan … perjalanan perjuangan itu ikhwah. Masih jauh … hampir tak bertemu ujung. Penuh aral nan melintang, penuh onak dan duri. Karena Langkah ini adalah langkah-langkah abadi,
Menapak tegak laju tanpa henti. Tak pernah rasa rugi menapak jalan ini, Syurga Allah menanti
Sekali lagi ikhwah, kita masih di sini! Di jalan dakwah ini! Kita di sini untuk berjuang! Setia mengusung cita: HIDUP MULIA ATAU SYAHID MENGGAPAI SYURGA!
Karena itu ikhwah … Mari berkarya, dengan yang terbaik yang kita punya tentunya. Jangan pernah malas dan jemu berkorban untuk perniagaan ini! Berjuanglah ikhwah! Dan teruslah berjuang! Sampai Allah, RasulNya dan orang-orang mukmin menjadi saksi akan perjuangan itu. AllahuAkbar!!!
syahidah01@plasa.com
Tuesday, February 17, 2004
....
adalah cinta yg bisa merubah semua keadaan ini, tapi apakah mereka mempunyai cinta seperti yg aku punya?
ketika cinta tak terdefinisikan, apa yang terjadi?
padahal cinta tak perlu di definisikan, cukup dirasa. tapi apakan mereaka telah merasakan apa itu cinta?
pasti sudah, sejak dari kandunganpun mereka sudah merasakan cinta. tapi setelah keluar darikan dukangan apakan mereka masih merasakan cinta?
ketika cinta didefinisikan dengan kasih, apakah itu?
muslim dan cinta?
nasrani dan cinta?
hindu dan cinta?
budha dan cinta?
muslim dan cinta
didefinisikan dengan ukhuwan islamiyah, saling mencintai dengan hati, seperti mencintai dirinya sendiri, berlaku kasar jika meraka memusuhi, berlaku baik jika mereka tidak memusuhi, masuk diakal ini adalah keadilan dalam islam, bahwak dunia mengakuinya. keadilan. tetapi apakan dalam fikiran oarang picik mengakuinya? orang yg selalu memusuhi islam padahal islam sendiri tidak memusuhinya? apakah ini keadilan ketika muslim dabantai dunia diam saja, ketika muslim mempertahankan dirinya agar tidak dibantai mereka menyalahkan muslim? dimana keadilan yang diagungkaN/
cinta nasrani
didefinisikan dengan kasih, perkataan kasih, dengan kata kasih akan t3rcipta image bahwa nasrani itu suci, tapi apakah dalam hati mereka tercermik kasih yg selalu mereka ucapkan?
cinta hindu
didefinisikan dengan menerima, tapi ketika ada yg tidak mengakui ajarannya akankah mereka mengalah?
cinta budha
didefinisikan dengan menghilangkan kemelekatan, tapi bukankah cinta itu juga merupakan kemelekatan? apakah budha mengajarkan u/ menjauhi cinta,
cinta itu egois.
cinta itu egois
ketika cinta tak terdefinisikan, apa yang terjadi?
padahal cinta tak perlu di definisikan, cukup dirasa. tapi apakan mereaka telah merasakan apa itu cinta?
pasti sudah, sejak dari kandunganpun mereka sudah merasakan cinta. tapi setelah keluar darikan dukangan apakan mereka masih merasakan cinta?
ketika cinta didefinisikan dengan kasih, apakah itu?
muslim dan cinta?
nasrani dan cinta?
hindu dan cinta?
budha dan cinta?
muslim dan cinta
didefinisikan dengan ukhuwan islamiyah, saling mencintai dengan hati, seperti mencintai dirinya sendiri, berlaku kasar jika meraka memusuhi, berlaku baik jika mereka tidak memusuhi, masuk diakal ini adalah keadilan dalam islam, bahwak dunia mengakuinya. keadilan. tetapi apakan dalam fikiran oarang picik mengakuinya? orang yg selalu memusuhi islam padahal islam sendiri tidak memusuhinya? apakah ini keadilan ketika muslim dabantai dunia diam saja, ketika muslim mempertahankan dirinya agar tidak dibantai mereka menyalahkan muslim? dimana keadilan yang diagungkaN/
cinta nasrani
didefinisikan dengan kasih, perkataan kasih, dengan kata kasih akan t3rcipta image bahwa nasrani itu suci, tapi apakah dalam hati mereka tercermik kasih yg selalu mereka ucapkan?
cinta hindu
didefinisikan dengan menerima, tapi ketika ada yg tidak mengakui ajarannya akankah mereka mengalah?
cinta budha
didefinisikan dengan menghilangkan kemelekatan, tapi bukankah cinta itu juga merupakan kemelekatan? apakah budha mengajarkan u/ menjauhi cinta,
cinta itu egois.
cinta itu egois
Friday, February 13, 2004
Thursday, February 05, 2004
Wednesday, February 04, 2004
hanayuri dango1
sonny
"pergi!"
"kumohon pergilah"
"jangan ganggu aku lagi, please.. aku capek menjawb semua pertanyaanmu, tolong biarkan aku sendiri'
"Tidak bisa, taukah kau bahwa kita telah diikat oleh tali api"
"Tidak bisa, karena kau dan aku satu, tak kan berpisah, kita kan bersama selamanya"
"Aku tahu..."
"kenapa kau ingin Pisah?"
"Aku..aku...."
"Aku bosan dengan semua pertanyaan mu"
"Apa?, Bosan?"
"Aku tak mua menjawab semua pertanyaamu"
"hahahahaha bodoh kamu, bagai manapun, yang tak bisa kau jawab akan selalu ada, dan selalu ada pertanyaan baru untuk mu'
"aku tak mau"
"jangan bodoh"
"orang yg bodoh adala orang yang tidak mau bertanya tentang segala hal!"
"orang bodoh adalah orang yang tidak mau mempertanyakan bagaimana dia hidup dan oleh karenanyalah kamu disebut manusia"
"jangan bodoh, kamu manusia bukan robot!"
"tapi aku tak mau menjawab pertanyaan mu'
"Kenapa?"
"membuat mu merasa bersalah, itu wajar karena aku ada untuk memperbaikimu, membuatmu menjadi manusia, dan perasaaan bersalah itu membuat mu menjadi manusia, bukan binatang!"
"pergi!"
"kumohon pergilah"
"jangan ganggu aku lagi, please.. aku capek menjawb semua pertanyaanmu, tolong biarkan aku sendiri'
"Tidak bisa, taukah kau bahwa kita telah diikat oleh tali api"
"Tidak bisa, karena kau dan aku satu, tak kan berpisah, kita kan bersama selamanya"
"Aku tahu..."
"kenapa kau ingin Pisah?"
"Aku..aku...."
"Aku bosan dengan semua pertanyaan mu"
"Apa?, Bosan?"
"Aku tak mua menjawab semua pertanyaamu"
"hahahahaha bodoh kamu, bagai manapun, yang tak bisa kau jawab akan selalu ada, dan selalu ada pertanyaan baru untuk mu'
"aku tak mau"
"jangan bodoh"
"orang yg bodoh adala orang yang tidak mau bertanya tentang segala hal!"
"orang bodoh adalah orang yang tidak mau mempertanyakan bagaimana dia hidup dan oleh karenanyalah kamu disebut manusia"
"jangan bodoh, kamu manusia bukan robot!"
"tapi aku tak mau menjawab pertanyaan mu'
"Kenapa?"
"membuat mu merasa bersalah, itu wajar karena aku ada untuk memperbaikimu, membuatmu menjadi manusia, dan perasaaan bersalah itu membuat mu menjadi manusia, bukan binatang!"
Wednesday, January 28, 2004
cerita kota1
"mas es tawar satu", sambil menyendok nasi padang debgan ikan mas.
menikmati nasi padang gw jadi inget cerita tadi. cerita ttg abu nawas dan terompah ajaibnya.
ceritanya abunawas membeli terompah dari seorang saudagar
"ini terompah ajaib, dengan membelinya berarti tua telah memiliki yang tidak tuan punya" kata saudagar itu.
tertarik. abunawas akhirnya membeli terompah itu.
esoknya abunawas datang lagi kepad saudagar. sambila marah marah.
tuan telah menipu saya, katanya ini adalah terompah ajaib, mana buktinya, saya tetap seperti saya sebelum membeli terompah ini, mana kekayaan dan kemahsyuran yang tuan janjikan jika membeli terompah ini.
"Astagfirulloh" jawab saudagar.
"bertaubatlah tuan."
"kenapa"
"tuan telah salah sangka dengan ucapan saya kemarin"
"ini terompah ajaib karena pembuatnya menyebutnya terompah ajaib liat ada mereknya kan?" smbil menunjuk tulisan diterompah "AJAIB, itu merek terompah ini tuan"
"Tuan tadinya tidak memiliki terompah, sebelum membeli, sekarang tuan telah mempunyai terompah, itulah maskud saya".
"bertobatlah tuan, karena tuan telah berlaku sirik, karena tuan telah meyakini bahwa terompah ini mendatangkan kekayaan.'
siabunawas sadar, setelah istigfar. ia kemudian pulang.
dan hidup seperti yg biasanya.
menikmati nasi padang gw jadi inget cerita tadi. cerita ttg abu nawas dan terompah ajaibnya.
ceritanya abunawas membeli terompah dari seorang saudagar
"ini terompah ajaib, dengan membelinya berarti tua telah memiliki yang tidak tuan punya" kata saudagar itu.
tertarik. abunawas akhirnya membeli terompah itu.
esoknya abunawas datang lagi kepad saudagar. sambila marah marah.
tuan telah menipu saya, katanya ini adalah terompah ajaib, mana buktinya, saya tetap seperti saya sebelum membeli terompah ini, mana kekayaan dan kemahsyuran yang tuan janjikan jika membeli terompah ini.
"Astagfirulloh" jawab saudagar.
"bertaubatlah tuan."
"kenapa"
"tuan telah salah sangka dengan ucapan saya kemarin"
"ini terompah ajaib karena pembuatnya menyebutnya terompah ajaib liat ada mereknya kan?" smbil menunjuk tulisan diterompah "AJAIB, itu merek terompah ini tuan"
"Tuan tadinya tidak memiliki terompah, sebelum membeli, sekarang tuan telah mempunyai terompah, itulah maskud saya".
"bertobatlah tuan, karena tuan telah berlaku sirik, karena tuan telah meyakini bahwa terompah ini mendatangkan kekayaan.'
siabunawas sadar, setelah istigfar. ia kemudian pulang.
dan hidup seperti yg biasanya.
Tuesday, January 27, 2004
Monday, January 26, 2004
Wednesday, January 21, 2004
mo nulis apa ya............et deh engga keluar juga nih ide. jangan pernah remehkan aku, jangan faiz aja yg umur nya baru delapan taun udah bisa bikin bukun kumpulan puisi, trus lo gimana ,,,,,,,,,udah bisa blom? jangan kan bikin buku bikin kupi\uisis satu aja blon gape'.
munuju rumah impian
rumah impian itu yg ada dikepala gw , kenapa ya ? padahakl gwkan engga kaya2 banget, taoi gw pengen mempunyai rumah impian, diseberangnya ada taman bermain , didalamnya indah, banyak anak anaka gw nyak pap juga yg penting indah deh , misalnkan gw pnya jalan setapak di menuju rumah gw tentu gw bikin ada taman yg engga da patung2nya (ialah kan patung engga boleh ada diruma muslin) tus ada kerikil2 dijalan setapak itu, biar sehat lo,,, trus ada rumput gajah dikirikanan, ada airu mancur yg cakep g( gw yg desain deh), gw pengan ada stu tembok yg khusus gw punya, trus gw buat apake lukisan yg gw bikin ndiri/temboknya yg gw lukis, atua kumpulan/puisisnya sendiri yg gw bingkai , yg penting tuh tembok punyagw dan ngga da yg utak atik, selain gw, .
munuju rumah impian
rumah impian itu yg ada dikepala gw , kenapa ya ? padahakl gwkan engga kaya2 banget, taoi gw pengen mempunyai rumah impian, diseberangnya ada taman bermain , didalamnya indah, banyak anak anaka gw nyak pap juga yg penting indah deh , misalnkan gw pnya jalan setapak di menuju rumah gw tentu gw bikin ada taman yg engga da patung2nya (ialah kan patung engga boleh ada diruma muslin) tus ada kerikil2 dijalan setapak itu, biar sehat lo,,, trus ada rumput gajah dikirikanan, ada airu mancur yg cakep g( gw yg desain deh), gw pengan ada stu tembok yg khusus gw punya, trus gw buat apake lukisan yg gw bikin ndiri/temboknya yg gw lukis, atua kumpulan/puisisnya sendiri yg gw bingkai , yg penting tuh tembok punyagw dan ngga da yg utak atik, selain gw, .
Tuesday, January 20, 2004
UNTUK PARA KORUPTOR
gantilah makanan bapak dengan makanan manusia
jangan makan uang kami
A. Faiz 8(kumpulan puisi, UNTUK BUNDA DAN DUNIA, BU PRESIDEN AKU JANGAN DITANGKAP YA)
jangan makan uang kami
A. Faiz 8(kumpulan puisi, UNTUK BUNDA DAN DUNIA, BU PRESIDEN AKU JANGAN DITANGKAP YA)
Monday, January 19, 2004
rindu kecil
rinduku saat kecil ku
adalah rindu menangkap ikan julung-julung diuangan dipinggir empang
di samping kebon babe Mamat.
rindu saat kecil ku
adalah rindu mancing ikan cupang di sawah dengan ulet meribang
yang diambil dari daun kembang sepatu.
rinduku pada masa kecil ku
adalah rindu bikin golel dari batang padi
rindu pada masa kecil ku
adalah rindu ketika emak bilang
"blodod, tuh sawah mo digusur"
rinduku pada masa kecil ku
adalah rindu babeh bilang
"nonton aja kerjahannya!, ngangon kambing sonoh!"
rindu..ridu.sekali..
adalah rindu menangkap ikan julung-julung diuangan dipinggir empang
di samping kebon babe Mamat.
rindu saat kecil ku
adalah rindu mancing ikan cupang di sawah dengan ulet meribang
yang diambil dari daun kembang sepatu.
rinduku pada masa kecil ku
adalah rindu bikin golel dari batang padi
rindu pada masa kecil ku
adalah rindu ketika emak bilang
"blodod, tuh sawah mo digusur"
rinduku pada masa kecil ku
adalah rindu babeh bilang
"nonton aja kerjahannya!, ngangon kambing sonoh!"
rindu..ridu.sekali..
Wednesday, January 14, 2004
Tuesday, January 13, 2004
Monday, January 12, 2004
ketakutan dalam diri
adalah akan masuk neraka, tetapi terus saja, melakukan maksiat, takut akan TUhan tapi terus saja melakukan maksiat, takut neraka, tapi terus saja melakukan maksiat, takut azab tapi terus saja melakukan maksiat, takut siksa tapi trus bermaksiat, takut...takut...ta..k..u..t......t....a...k...u...t.....taaaaaaaaaaaaaaaaakuuuuuuuuuuuuuuuutt
adalah akan masuk neraka, tetapi terus saja, melakukan maksiat, takut akan TUhan tapi terus saja melakukan maksiat, takut neraka, tapi terus saja melakukan maksiat, takut azab tapi terus saja melakukan maksiat, takut siksa tapi trus bermaksiat, takut...takut...ta..k..u..t......t....a...k...u...t.....taaaaaaaaaaaaaaaaakuuuuuuuuuuuuuuuutt
perjalanan jiwa
adakah yg lebih melelahkan selain perjalanan jiwa?
adakah peperangan yg lebih melelahkan selain perang dengan jiwa?
adakah yg lebih mengerikan dari pada pergolakan hati?
adakah yg lebih mendebarkan selain pendobrakan jiwa, dan kita hanya bisa menontonnya?
adakah yg lebih mengerikan dari hati yg terjangkit riya?
adakah yg lebih mengerikan dari hati yg kontaminasi cinta sesama?
adakah yg lebih mngerikan dari hati yg berpenyakit sombong?
adakah yg lebih mengerikan selain itu?
ADA!
apa?
ADA!!
apa itu?
AZAB-NYA!!
adakah peperangan yg lebih melelahkan selain perang dengan jiwa?
adakah yg lebih mengerikan dari pada pergolakan hati?
adakah yg lebih mendebarkan selain pendobrakan jiwa, dan kita hanya bisa menontonnya?
adakah yg lebih mengerikan dari hati yg terjangkit riya?
adakah yg lebih mengerikan dari hati yg kontaminasi cinta sesama?
adakah yg lebih mngerikan dari hati yg berpenyakit sombong?
adakah yg lebih mengerikan selain itu?
ADA!
apa?
ADA!!
apa itu?
AZAB-NYA!!
hahaha
adalah kau letakkan bara didalam tubuh yang panas membara, adalah kau tuanghkan garam diatas luka yag menganga. adalah kau keringkan sumur ditangah panas kering. adalah kau cintai aku, ketika ku tak ingin di cinta. adlah bayak duri di dalam dagingmu, adlah kasih yg semu kau berikan kepadaku, adalah ...
Thursday, January 08, 2004
bayangkan...
agama ada untuk mengekang
itu benar...
kenapa..
bayang jika dunia diisi oleh orang orang seperti anand khirsna. yg menganggap bahwa semua agama sama. atau malah tak beragama. dan hanya dengan cinta kasih lah manusia itu hidup. tapi apakah dia lupa bahwa cinta kasih itu perlu yg namanya pengorbanan. artinya tak ada yg selamanya indah.
bayangkan jika dunia diisi oleh orang2 sepertin anand khirsna. yg menbayangkan bahwa jika dinua diisi oleh hanya dengan cinta kasih akan aman. tapi apa dia tidak tahu bahwa manusia itu serakah, tidak pernah puas
itu benar...
kenapa..
bayang jika dunia diisi oleh orang orang seperti anand khirsna. yg menganggap bahwa semua agama sama. atau malah tak beragama. dan hanya dengan cinta kasih lah manusia itu hidup. tapi apakah dia lupa bahwa cinta kasih itu perlu yg namanya pengorbanan. artinya tak ada yg selamanya indah.
bayangkan jika dunia diisi oleh orang2 sepertin anand khirsna. yg menbayangkan bahwa jika dinua diisi oleh hanya dengan cinta kasih akan aman. tapi apa dia tidak tahu bahwa manusia itu serakah, tidak pernah puas
Friday, January 02, 2004
waktu
tadi denger ustad ceramah..tentang waktu..
waktu itu ibarat anak yg dikasih warisan banyak o/ ortunya, tapi... apa yg ada di fikiran kita kalo warisan itu engga digunain dg baik? gw jadi inget yg bakal gw n temen2 kaji entar malem..bedah buku "menggapai biduk kesetiaan" ceritanya sama.
waktu itu umpama seorang penyelam yg udah dibekali peralatan u/ nyelam g tujuan nyari kerang mutiara: waktu adalah tabung udaranya. diperjalanan menuju dasar laut dia terpesona oleh indahnya terumbu karang, lenggak lenggok ikan pari, warna warni ikan badut, scorpion fish, dia terpesona.
saat dia sadar.. oksigennya tinggal sedikit..sedang dia belum dapat kerang satupun..buru2 dia kedasar laut..diambil sembarangan kerang2...buru2 dia naik ke permukaan laut..tak disadari kantong tempat kerang belum diikat..jatuh..sampai permukaan..tak ada satu kerang pun yg didapat..merugilah dia........
"demi masa..sesungguhnya manusia itu dalam kerugian..kecualiorang orang yang beriman dan beramal saleh, dan saling berwasiat untuk kebenaran dan nasehat menasehati dalam kesabaran." (Alq-Al 'asr:1-3)
waktu itu ibarat anak yg dikasih warisan banyak o/ ortunya, tapi... apa yg ada di fikiran kita kalo warisan itu engga digunain dg baik? gw jadi inget yg bakal gw n temen2 kaji entar malem..bedah buku "menggapai biduk kesetiaan" ceritanya sama.
waktu itu umpama seorang penyelam yg udah dibekali peralatan u/ nyelam g tujuan nyari kerang mutiara: waktu adalah tabung udaranya. diperjalanan menuju dasar laut dia terpesona oleh indahnya terumbu karang, lenggak lenggok ikan pari, warna warni ikan badut, scorpion fish, dia terpesona.
saat dia sadar.. oksigennya tinggal sedikit..sedang dia belum dapat kerang satupun..buru2 dia kedasar laut..diambil sembarangan kerang2...buru2 dia naik ke permukaan laut..tak disadari kantong tempat kerang belum diikat..jatuh..sampai permukaan..tak ada satu kerang pun yg didapat..merugilah dia........
"demi masa..sesungguhnya manusia itu dalam kerugian..kecualiorang orang yang beriman dan beramal saleh, dan saling berwasiat untuk kebenaran dan nasehat menasehati dalam kesabaran." (Alq-Al 'asr:1-3)
BILA AKU JATUH CINTA
Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Ameen
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau
Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh
Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu
Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu
Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu
Ameen
Subscribe to:
Posts (Atom)